Ditabrak Motor, Nenek Tewas

GADING CEMPAKA, BE  – Jumlah korban kecelakaan Lalulintas yang kehiangan nyawa terus bertambah. Korban terbarunya seorang nenek, Warsiem (75) warga Desa Sri Kuncoro Blok 7 Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Benteng. Korban tewas setelah mendapatkan perawatan medis sekitar 2 jam di RSUD M Yunus Bengkulu. Ia menderita luka serius dibagian kepala, patah kaki sebelah kiri dan menderita luka memar hampir disekujur tubuhnya. Akibat kecelakaan yang dialaminya saat menyeberang jalan menuju ke sawah tak jauh dari rumahnya.

Korban ditabrak sepeda motor jenis bebek. Naasnya begitu korban tergeletak di jalan, pengendara motor itu kabur begitu saja meninggalkan tubuh si nenek yang bersimbah darah.

Sejauh ini, jasad nenek yang telah dikaruniakan 8 cucu itu, telah dibawah pulang oleh keluarganya. Jenazah Warsiem dimakamkan pada hari itu juga di TPU disekitar  kediamannya. Sedangkan, pengendara  sepeda motor yang menabrak korban tengah dalam pengejaran pihak kepolisian, khususnya jajaran Polsek Pondok Kelapa.
Peristiwa kecelakaan maut itu, terjadi sekitar pukul  9.00 WIB, kemarin dikawasan jalan raya Pondok Kelapa, atau tepatnya tak jauh dari kediaman korban tersebut.

Data terhimpun, kronologis kejadian kecelakaan naas itu, berawal  dari korban yang bermaksud pergi ke sawah untuk melakukan kegiatan rutinitas sehari – harinya. Dari rumahnya, korban bergegas pergi menuju ke sawah yang letaknya bersebarangan jalan dari kediamannya tersebut. Naasnya, ketika melintas di jalan raya itu, korban yang sudah lanjut usia ini tidak melihat ke kiri dan kanan dahulu. Sehingga, ketika korban berada di tengah jalan itu, tiba – tiba muncul sepeda motor jenis bebek yang dikendarai pelaku, dan pelaku sendiri belum diketahui identitasnya. Motor itu meluncur dari arah Bengkulu Utara menuju arah Kota Bengkulu. Namun,karena motor melaju dalam kecepatan tinggi, kecelakaan maut itupun ak terhindarkan lagi.

Motor itu langsung menghantam korban. Seketika korban pun langsung tergeletak di jalan dengan kondisi berlumuran darah. Melihat korban mengalami luka parah, pengendara sepeda motor itupun tancap gas dan meninggalkan korban di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Sementara itu, warga sekitar TKP yang mengetahui kejadian itu langsung melarikan korban ke Puskesmas setempat. Akan tetapi, karena luka korban parah, Dokter Puskesmas lalulangsung merujuk korban ke RSUD M Yunus Bengkulu.

Namun, Tuhan berkehendak lain, sekitar 2 jam korban dirawat di ruang IGD, ia pun menghembuskan napasnya yang terakhir. Mengetahui korban tewas, tangis dari keluarga korban pun langsung pecah. Selanjutnya, jasad korban langsung dibawa keluarganya ke rumah duka,  untuk dikebumikan pada hari itu juga.

” Nenek tadi pamit mau pergi ke sawah, kemudian kami mendapatkan kabar dari warga jika nenek telah ditabrak motor. Setelah kami susul kesini (RSMY,red), ternyata nenek sudah meninggal dunia,” ucap cucu korban, Warsila, kemarin di pelataran IGD RSMY Bengkulu. (111)