Ditabrak Beruntun, Nenek Terkapar

DSC08955BENGKULU, BE – Sudah jatuh tertimpa tangga, ini yang dirasakan Hj Inu (75), warga Muhajirin Ujung, Panorama, Kota Bengkulu.
Ia ditabrak sepeda motor secara beruntun di depan SPBU km 6,5 Kota Bengkulu. Salah satu pelaku penabrak kabur menggunakan motor Yamaha Jupiter Z. Sementara penabrak kedua yaitu Rosa (40), warga Lingkar Barat tidak sadarkan diri. Peristiwa itu terjadi Jumat (10/1) sekitar pukul 6.00 WIB.
Menurut Ibni (67) adik korban, kakaknya yang pernah dititpkan di salah satu panti Jompo tersebut hendak pergi ke pasar sendirian, padahal kondisi matanya sudah rabun dan pendengarnya kurang jelas.  Sampai di TKP, kakaknya ditabrak motor. Ibni mengaku baru tahu setelah dapat kabar kakaknya dirawat di RSUD M Yunus. “Kakak saya itu pulang dari rumah anaknya hendak ke pasar untuk belanja,,” ujarnya.
Sementara Salihin (24), sepupu Rosa , kejadian tersebut karena pelaku penabrakan yang mengendarai sepeda motor berjenis Yamaha Jupiter Z tersebut kabur setelah menabrak korban dari belakang. Lalu muncul motor Rosa yang kemudian juga menabrak Hj Inu yang masih terkapar di jalan. Waktu itu Rosa hendak mengantar kue pesanan orang dari rumahnya ke Suprapto. Rosa yang mengendarai motor Honda Supra X 125 tidak sempat mengelak karena jaraknya dengan korban terlalu  dekat. Akibatnya motor Rosa juga menabrak korban. Setelah Risa juga ikut terkapar di aspal. “Kakak saya cuma imbas dari tabrakan dari pelaku tabrak lari tersebut, kalau tidak kejadian tersebut tidak akan seperti ini,” bela Salihin.
Berselang waktu setelah kejadian, warga bebondong-bondong mendatangi TKP  kemudian warga segera memberi pertolongan dengan mengantar mereka ke RSUD M Yunus.  Akibat dari tabrakan beruntun tersebut, kondisi Rosa yang belum sadar dengan luka dimulut, pelipis mata, di tangan dan bagian muka dipenuhi bengkak dan lebam. Beruntungnya nenek tersebut hanya mengalami luka goresan dibadan, tangan, dan kaki serta luka dikepala hingga diperlukan perawatan dengan 20 jahitan. (cw3)