Distanbunak Benteng Tunggu Usulan Sumur Bor

Pemda  Mukomuko akan membangun sumur bor di sepuluh  lokasi

BENTENG, BE – Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan (Distanbunak) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) saat ini masih menunggu usulan warga atau kelompok tani (Poktan) yang ingin mendapatkan pemasangan sumur bor di areal persawahaan. Saat ini Distanbunak tengah gencar mendata kawasan yang dianggap memerlukan pembangunan sumur bor untuk mengatasi permasalahan kekeringan ketika musim kemarau melanda

Demikian disampaikan Kepala Distanbunak Benteng, Damsik Bsc, ketika dikonfirmasi BE. Ia mengaku, sejauh ini baru bisa membangun lima unit sumur bor, yang tersebar di beberapa desa Kabupaten Bengkulu Benteng. Desa itu diantaranya, Desa Pekik Nyaring, Kembang Seri dan desa Air Putih Sebakul.

“Sementara ini baru lima yang mampu kita akomodir. Ini sesuai dengan kuota bantuan yang kita dapatkan. Sebab itu, sekarang kita akan data lagi semua kawasan persawahaan,” ungkap Damsik.

Menyadari hal ini, ia mengharapkan agar seluruh kelompok tani bisa bersikap aktif, diantaranya dengan menyerahkan proposal usulan dari warga untuk mengetahui kawasan yang perlu dibangun sumber air.

“Hampir seluruh persawahaan di Benteng ini merupakan sawah tadah hujan. Tentu saja, akan mengalami kekeringan saat musim kemarau. Saat ini solusi yang paling tepat dengan menggalakkan pembangunan sumur bor, walaupun tidak semua lahan dapat dialiri air tetapi sumur bor setidaknya dapat mengatasi beberapa lahan sesuai dengan kelompok pengelola,” jelasnya.

Meskipun adanya kekecewaan kelompok tani mengenai pembangunan sumur bor yang dianggap tak berfungsi dengan baik, karena valume air yang dikeluarkan masih sangat rendah. Damsik mengakui jika pembangunan tersebut masih uji coba. Jika nantinya berjalan dengan efektif tentunya diupayakan adanya pembangunan beberapa unit bak penampungan serta sumur bor serupa di satu kawasan yang akan disesuai dengan luasan lahan persawahaan.

“Untuk di Desa Kembang Seri itu, luas lahannya mencapai 50 hektar. Ini tentunya tidak akan cukup dengan satu sumur bor saja, maka kedepan diupayakan pembangunan beberapa titik lagi disesuaikan dengan luasan lahan,” tutupnya.(135).