Distan Sosialisasikan Rabies

HPR - Kabid Peternakan Distan Kabupaten, Desi Murdiati saat melakukan sosialisasi HPR di SDN 6 Kabupaten Benteng
Bakti/Bengkulu Ekspress
Kabid Peternakan Distan Kabupaten Benteng, Desi Murdiati saat melakukan sosialisasi HPR di SDN 6 Benteng, kemarin (3/9).

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) gencar memberikan sosialisasi mengenai hewan pembawa rabies (HPR). Hal ini dilakukan agar masyarakat, khususnya anak-anak bisa menghindari hewan tersebut agar tidak terkena virus rabies.

“Secara rutin, kami melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Tujuannya untuk mengenalkan jenis-jenis hewan pembawa rabies,” kata Kabid Peternakan Distan Kabupaten Benteng, Desi Murdiati MSi, kemarin (3/9).

Dijelaskan Desi, HPR seringkali terlihat di sekitar lingkungan masyarakat. Diantaranya adalah anjing, kucing dan kera. Dikatakan Desi, rabies merupakan virus berbahaya yang bisa mengangkibatkan manusia meninggal dunia.
“Jika ada anak yang terkena gigitan HPR, silahkan laporkan. Baik itu ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) maupun Distan Kabupaten Benteng,” imbuhnya.



Menghindari penyebaran virus rabies, masyarakat diminta untuk melakukan langkah pencegahan (preventif) agar virus rabies tidak cepat menyebar ke seluruh tubuh. Diantaranya dengan mencuci bekas gigitan dengan air mengalir selama 5 menit, membawa ke Puskesmas atau ke rumah sakit (RS) serta pastikan bahwa korban gigitan HPR mendapatkan vaksin anti rabies.

“Vaksin tersedia di Puskesmas dan Distan Kabupaten Benteng pada Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan,” tambahnya.

Hasil penelusuran, ungkap Desi, hampir setiap tahun terdapat anak yang tanpa sengaja di gigit oleh hewan pembawa rabies. Baik itu hewan liar ataupun hewan yang memang sengaja dipelihara.”Pada tahun 2018 ini, sudah ada 4 orang yang terkena gigitan HPR. Alhamdulillah, semua hasilnya adalah negatif,” demikian Desi.(135)