Distakan Rejang Lebong Cek Kesehatan Hewan Kurban

IST/BE
Kepala UPTD RPH Curup, Wenny Haryanti saat memimpin langsung pemeriksaan kesehatan hewan kurban disalah satu kandang peternak sapi, pada Jumat (17/7).

 

CURUP,bengkuluekspress.com– Guna memastikan hewan kurban yang dijual atau yang akan dipotong saat hari raya Idul Adha 1442 H di Kabupaten Rejang Lebong benar-benar sehat dan layak. Dinas Peternakan dan Perikanan (Distakan) Kabupaten Rejang Lebong melakukan pengecekan hewan kurban. Pengecekan hewan kurban sudah dimulai sejak Jumat (16/7) dan dipimpin langsung oleh Kepala Unit Pelaksanan Teknis Daerah (UPTD) Rumah Potong Hewan (RPH) Curup, drh Wenny Haryanti.
“Kegiatan pengecekan hewan kurban ini kita lakukan secara bertahap yang sudah kita mulai pada Jumat kemarin dan akan kembali kita lanjutkan Senin (19),” terang Kepala UPTD RPH Curup, drh Wenny Haryanti saat dikonfirmasi BE, Sabtu (17/7).

Dijelaskan Wenny, pemeriksaan yang mereka lakukan yaitu pemeriksaan antemortem yang tujuannya untuk memeriksa status kesehatan hewan sebelum dipotong. Pada Jumat (16/7) ada sebanyak 56 ekor sapi yang sudah mereka periksa, dengan rincian 47 ekor sapi di kandang milik Mispan di Desa Kesambe Lama. Kemudian sembilan ekor di kandang milik Hendri di Desa Kampung Delima
“Dari pemeriksaan yang kami lakukan, sapi-sapi kurban tersebut sudah memenuhi syarat baik dari segi umur maupun dari kesehatan hal tersebut dilihat dari bagian organ tubuh luar seperti kaki, mata kulit atau bulu, alat kelaming, lubang hidung, mulut dan telinganya,” tambah Wenny.

Dengan melihat kondisi kesehatan hewan kurban tersebut, Wenny berharap, masyarakat tidak perlu khawatir lagi tentang kesehatan hewan kurban yang akan dipotong terutama dari kandang-kandang peternak yang telah mereka periksa. Sementara itu, untuk jumlah hewan kurban yang akan dipotong di Kabupaten Rejang Lebong pada peringatan hari raya Idul Adha masih dilakukan pendataan oleh petugas di lapangan. Sehingga pihaknya belum memiliki data pasti jumlah hewan kurban yang akan dipotong di Kabupaten Rejang Lebong.
“Untuk jumlah hewan kurban yang akan dipotong tahun ini masih dilakukan pendataan oleh PPK di lapangan,” paparnya.

Disisi lain, ia juga mengingatkan, masyarakat atau panitia pemotongan hewan kurban yang akan melakukan pemotongan hewan kurban untuk memperhatikan penanganan dan kehigienisan daging kurban yang akan dibagi-bagikan kepada masyarakat.
“Agar kualitas daging kurban yang dibagikan tetap baik, kami imbau kepada panitia kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik hitam serta jangan mencampur daging dengan jeroan, karena ini masih banyak kita temukan setiap tahunnya,” pesan Wenny.(251)