Disporaprov Gelar Pelatihan Instruktur Takraw

DSCN1246BENGKULU, BE – Guna mengembangkan olahraga sepak takraw di Provinsi Bengkulu, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi (Disporaprov) Bengkulu, menggelar pelatihan sepak takraw kepada guru olahraga tingkat SMP dan SMA sederajat se-Provinsi Bengkulu. Acara tersebut dipusatkan di GOR Sawah Lebar Bengkulu selama 3 hari, 13 – 15 Oktober 2014.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu, Drs Sanuludin saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan, atlet khusus sepakbola takraw dituntut memiliki skill dan stamina yang fit, supaya maksimal dalam bertanding. “Para pemain harus memiliki stamina yang fit, percuma pemain punya skill tetapi stamina yang dia punya tidak memadai,” ujar Sanuludin kepada 25 guru olahraga dari kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.
Selain itu, kata dia, jika dalam pertandingan mengalami kekalahan, pemain jangan selalu menyalahkan pelatih. Karena itulah pemain harus lebih meningkatkan power, dan meningkatkan karakter.
Sementara pelatih dituntut mampu mengusai banyak hal tentang olahraga yang dia ajarkan kepada atlet. Selain harus menguasai teknik, pelatih juga harus memiliki pengetahuan-pengetahuan tentang nutrisi, gizi, dan juga perawatan terhadap pemain yang cidera. “Tidak hanya mempunyai teknik dalam kepelatihannya, tetapi juga dituntut mengetahui pengetahuan lain, misalnya saja pada saat pemain sakit/cidera, pelatih bisa melakukan pertololongan pertama, bisa memilih suplemen yang tepat untuk atlet. Saya harap para pelatih juga dapat meingkatkan power dan fisik atlet,” imbaunya.
Sementara itu, dari pantauan BE, pembukaan pelatihan kemarin dihadiri oleh Ketua Pengprov PSTI (Persatuan Sepak Takraw Indonesia) Provinsi Bengkulu, Fahmi Pranata dan pengurus Pengda PSTI Prov Bengkulu, Drs. Zulfikar MPd.(cw4/prw)