Dispertan Sekolahkan Para Petani

CURUP, Bengkulu Ekspress – Guna meningkatkan kemampuan para petani di Kabupaten Rejang Lebong. Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong menggelar sekolah bagi para petani di Rejang Lebong.Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, Taman SP melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Holtikultura, Ahmad Safriansyah, kegiatan sekolah bagi para petani tersebut bukan dilaksanakan disekolah melain dilapangan yaitu dikebun pertanian milik warga.

“Saat ini kita memiliki program sekolah bagi para petani, yaitu peningkatan kemampuan para petani kita dalam bercocok tanan, sekolah ini terutama ini para petani sayuran,” sampai Ahmad.

Dijelaskan Ahmad, sekolah lapangan untuk para petani di Rejang Lebong tersebut melibatkan para kelompok petani langsung dilapangan, Salah satu sekolah petani yang mereka lakukan yaitu dilaksanakan sekolah lapangan di kebun cabai yang ada di kawasan Kelurahan Simpang Nangka Kecamatan Selupu Rejang.

Sekolah petani cabai tersebut diikuti oleh petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sinar Muda Desa Kampung Baru Kecamatan Selupu Rejang. Dalam kegiatan tersebut para petani yang mayoritas adalah petani milineal membahas soal sistem pemanenan cabai serta penanganan pasca panen cabai.

“Kita langsung memberikan penhyuluhan pada petani dilapangan, jadi selain teori kita langsung praktek dilapangan agar mudah dipahamidan diketahui oleh petani,” tambah Ahmad.

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama ini dalam sistem pemanenan cabai, para petani cabai di Kabupaten Rejang Lebong, mayoritas setelah dilakukan pemetikan langsung dmasukan karung dan langsung dijual kepasaran.Padahal menurut Ahmad, dalam sistem pemanenan cabai selain dijual langsung kepasaran, cabai-cabai yang dihasilkan bisa dikemas agar bisa meningkatkan harga jual tinggi terutama dijual di swalayan-swalayan dan pasaran lainya.

“Kalau rata-rata petani kita begitu panen masuk karung, langsung dijual ke gudang atau kepasar, kalau ada yang dipihak dikemas dandibersihkan dan dijual ke swalayan dan pasaran lainya harganyabisa lebih tinggi selain itu terjaga kualitas dan kehigienisancabai sehingga meningkatkan daya jual cabai,” jelasnya.

Masih menurut Ahmad, program sekolah Lapang dengan sasaran kelompok tani ini akan dilakukan secara bertahap bertujuan untuk memberikan bimbingan, penyuluhan terkait pertanian di Rejanglebong agar lebih maju.”Program sekolah untuk petani ini bukan hanya untuk cabai saja namun juga pertanian lainnya termasuk petani sawah, dengan harapan bisa meningkatkan pemahaman para petani kita dan meningkatkan kualitas dan kualitas hasil pertanian di Rejang Lebong,” tutup Ahmad.(251)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*