Dispertan Kembangkan Bawang Merah dan Putih

Kapolda Bengkulu saat Panen Bawang Merah di Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu belum lama ini.
Kapolda Bengkulu saat Panen Bawang Merah di Desa Purwodadi Kecamatan Bermani Ulu belum lama ini.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Seiring dengan berhasilnya pengembangan bawang merah di Kabupaten Rejang Lebong, maka pada tahun 2018 ini Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong akan kembali mengembangkan tanaman bawang merah. Bahkan selain mengembangkan bawang merah, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong akan mengembangkan bawang putih.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, Solahudin, SP.

“Utuk tahun ini selain mengembangkan bawang merah, kita juga akan mengembangkan bawang putih,” terang Solahudin saat ditemui Senin (22/1) kemarin.

Untuk pengembangan bawang merah sendiri, pada tahun 2018 ini akan dikembangkan di lahan seluas 20 hektar, sedangkan untuk bawang putih akan dikembangkan di lahan seluas 10 hektar. Pengembangan bawang merah dan bawang putih ini akan dilaksanakan di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Bermani Ulu, Bermani Ulu Raya, Selupu Rejang dan Sindang Kelingi.

“Empat kecamatan ini kita pilih sebagai lokasi pengembangan bawang karena tanah diempat kecamatan tersebut kita nilai cocok untuk bercocok tanam bawang,” tambah Solahudin.

Dijelaskan Salahudin, dana yang digunakan untuk pengembangan bawang merah dan bawang putih ini adalah dana pemerintah pusat melalui Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu. Dimana dalam pengembangannya nanti akan melibatkan kelompok tani yang ada di 4 kecamatan. Dimana untuk satu kelompoknya akan mendapat jatah bibit untuk dua hektar lahan.

“Untuk jumlah anggarannya kita tidak tahu, karena program ini adalah program pusat melalui Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, kita hanya diminta menyiapkan lahan dan kelompok tani yang akan menggarapnya,” terang Solahudin.

Terkait dengan pengembangan bawang sendiri, khususnya bawang merah, menurut Solahudin selama beberapa tahun terakhir sudah mulai dilakukan oleh masyarakat Rejang Lebong. Hanya saja dari segi kualitasnya, menurut Solahudin, bawang merah yang ada di Rejang Lebong belum maksimal, salah satu indikatornya saat bawang yang ditanam di Rejang Lebong ini digoreng maka aromanya belum maksimal atau belum tertalu tercium.

Sedangkan untuk bawang putih, kita belum tahu pengembangannya karena pengembangan bawang putih ini merupakan pertama kali dilakukan di Rejang Lebong. (251)