Dispertan Daftarkan 5 Varietas Lokal

CURUP, Bengkulu Ekspress – Guna menjadikan produk pertanian Kabupaten Rejang Lebong sebagai varietas unggulan nasional, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong mendaftarkan lima varitas lokal Kabupaten Rejang Lebong. Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong, Taman SP melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Ahmad Safriansyah mengungkapkan, 5 varietas lokal yang didaftarkan ke Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian RI adalah pisang ambon kuning (Hj kuning), pisang ambon Curup, pisang ambon hijau, kubis bunga dan wortel.

“Hingga saat ini sudah ada varietas lokal Rejang Lebong yang sudah kita daftarkan ke Kementerian Pertanian,” sampai Ahmad Safriansyah.

Untuk kelima jenis tanaman yang sudah didaftarkan ke Kementan tersebut, menurut Ahmad adalah tanaman yang banyak ditanam petani di Rejang Lebong dan setiap kali panen dipakai guna memenuhi kebutuhan masyarakat setempat dan luar kota.

Sementara itu, khusus untuk pisang ambon kuning, menurut Ahmad Safriansyah memang berbeda dari dari pisang ambon lainnya. Dimana menurutnya pisang ambon ini memiliki bentuk buah yang tidak bulat namun mendekati persegi. Kemudian pisang ambon jenis hanya bisa ditanam di kawasan Kota Curup dengan jarak paling jauh 12 KM dari Kota Curup. Karena bila keluar dari radius 12 KM maka rasanya akan berubah.

“Untuk jenis pisang ambon kuning (Hj kuning), saat kontes pisang ambon tingkat nasional di Bogor pada 14 Agustus 2018 lalu keluar sebagai juara pertama “banana genetic-diversity fair”,” terang Ahmad.

Hanya saja menurut Ahmad, meskipun buah pisang ambon kuning ini sudah dikenal oleh masyarakat. Namun untuk pengembangannya masih terbatas. Pisang ambon kuning ini juga menurut Ahmad memiliki usia berbuah yang cukup singkat yaitu dengan usia 8 sampai 9 bulan sudah bisa dipanen. “Pengembangan pisang ini masih terbatas, karena memang saat ini untuk mendapatkan bibitnya juga masih cukup sulit,” aku Ahmad.

Untuk mengembangkan pisang ambon kuning ini, Ahmad mengaku Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Rejang Lebong saat ini tengah menjalin kerjasama dengan Balai Besar Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian Bogor untuk melakukan penelitan atas pisang tersebut. Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan, pembiakan hingga cita rasanya. Dimana untuk dilakukan penelitian tersebut, anakan dan jantung pisang tersebut sudah dibawa ke Bogor. “Kita berharap hasil dari penelitian pisang ini sudah ada, sehingga sudah ada bibit untuk pengembangan pisang kebanggaan masyarakat Rejang Lebong ini,” tutup Ahmad Safiansyah.(251)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*