Disperkan Siapkan Pengganti Padi

ERICK/BE
LAHAN : Salah satu lahan yang ada di Kabupaten Lebong tertutup oleh material longsor.

Ladang Sawah Ditimbun Longsor

LEBONG, bengkuluekspress.com – Tidak bisa ditanami padi karena lahan tertutup material longsor, Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Kabupaten Lebong, akan menyiapkan jenis bibit tanaman lain, yakni jagung, kedelai serta yang lainnya. Hal tersebut bertujuan agar para petani bisa bercocok tanam untuk penghasilan ladang mereka.

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura, Disperkan Kabupaten Lebong, Jimi Tri Susilo SStPi, mengatakan, bahwa sebelumnya ada beberapa hektar sawah masyarakat yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir dan tanah longsor.

“Akibatnya ladang persawahan tertutup oleh material longsor,” jelasnya, kemarin (26/1).

Karena tertutup material longsor, bibit padi yang telah ditanam maupun lahan yang belum sempat ditanam padi, tertimbun oleh longsor sehingga tidak memungkinkan para petani untuk menanam padi, sehingga harus ditanam dengan varietas lain.

“Tidak mungkin memaksakan untuk menanam padi sementara lahan saat ini tertimbun material longsor,” sampainya.

Untuk itulah, pihaknya bekerjasama dengan tim penyuluh dari masing-masing desa (lahan di desa yang diterjang banjir dan longsor), untuk melakukan identifikasi siapa petani yang memang masih membutuhkan padi dan siapa petani yang lahanya tidak bisa ditanami padi. “Mungkin bisa ditanam dengan jagung, kedelai, ubi rambat atau yang lainnya,” ucapnya.

Untuk itulah, jika nantinya sudah didapat berapa kebutuhan dari para petani selain bibit padi, pihaknya akan mengusahakan mendapatkan bibit jagung. Karena belum tentu petani yang sawahnya rusak masih membutuhkan bibit padi. “Pihak penyuluh masih melakukan pendataan ke lapangan dan nanti akan kita ketahui apa kebutuhannya,” tutupnya. (614)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*