Disperindag Gelar OP Gas Elpiji

Bakti/Bengkulu Ekspress Kepala Disperindagkop dan UKM Benteng, Dr Hendrik Oktober (kiri) bersama Kabid Perlindangan dan Pengawasan, Syarkoni SH melihat operasi pasar gas elipiji ukuran 3 Kg di wilayah Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Minggu (26/5).

BENGKULU TENGAH, Bengkulu Ekspress– Selain menggelar bazar sembako murah, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) juga menggelar operasi pasar (OP) gas elpiji ukuran 3 Kilogram (Kg), Minggu (26/5) kemarin. Kegiatan OP gas elpiji dilakukan secara serentak di 2 kecamatan. Yakni, Kecamatan Pondok Kelapa dan di Kecamatan Taba Penanjung.

Kabid Pelindungan Konsumen dan Pengawasan Disperidagkop dan UKM Kabupaten Benteng, Syarkoni SH menjelaskan, OP gas elpiji ini dilakukan dengan menggandeng para agen resmi yang terdaftar di Kabupaten Benteng, PT Mutiara Inti Gas dan PT Anisa Kurnia Usaha.

“Khusus di Kabupaten Benteng, ada dua agen gas elpiji. Merekalah yang bertindak sebagai penyedia barang,” ungkap Syarkoni.

Lebih lanjut, Syarkoni menuturkan, kegiatan OP gas elpiji sengaja dilakukan menjelang lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.  Dari pantauan, kebutuhan penggunaan gas elpigi dari industri rumahan ataupun rumah tangga sehari-hari mengalami peningkatan. “Kebutuhan gas elpigi meningkat jelang lebaran. Baik untuk kegiatan memasak makanan maupun membuat kue lebaran di setiap rumah,” paparnya.

Berbeda dengan harga yang dijual eceran (warung,red), Syarkoni mengungkapkan, harga jual gas elpiji yang disiapkan dalam op ini mempedomani harga jual agen. Masyarakah hanya cukup membayar Rp 15.400 untuk setiap tabung gas elpiji ukuran 3 Kg.

“Keluhan mengenai tingginya harga dan kelangkaan gas merupakan salah satu alasan kami menggelar operasi pasar. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat bisa sedikit terbantu,” harap Syarkoni.

Untuk bisa mendapatkan gas elpiji dengan harga murah, Syarkoni menuturkan, tak semua masyarakat bisa mendapatkan kesempatan. OP hanya ditujukan kepada masyarakat sipil dan tak berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

“Sebanyak 560 tabung disiapkan untuk wilayah Kecamatan Taba Penanjung. Syaratnya, masyarakat harus menyerahkan foto copy KTP untuk memastikan agar gas elipiji disalurkan tepat sasaran. Alhamdulillah, OP pasar diserbu oleh masyarakat yang berasal dari kecamatan tetangga,” demikian Syarkoni.(135)