Dispendik Ditantang UN Murni

TAIS, BE – Dinas Pendidikan (Dispendik) Seluma ditantang untuk menggelar Unjian Nasional (UN) dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar nasional (UASBN) secara fair dan murni serta tanpa kecurangan dan transparan. Pasalnya, UN dan UASBN sekolah di Kabupaten Seluma tahun-tahun sebelumnya dengan kondisi kelulusan hampir 100 persen telah menimbulkan ketidakpercayaan publik akan kemurnian ujian sekolah. Tantangan ini disuarakan anggota DPRD Seluma, H Suhandi SSos alias Cu’ek. Dikatakannya, sejauh ini dirinya sebagai bagian anggota dewan menerima berbagai masukan dan keluhan hingga aspirasi dari masyarakat terkait pelaksanaan UN dan UASBN. Terutama dari hasil kegitaan reses maupun informasi langsung dari masyarakat, diketahui saat ini kepercayaan publik atas hasil ujian di Kabupaten Seluma kurang meyakinkan kemurniannya. Karena persoalan tersebut, Dispendik Seluma menurutnya perlu memberikan merespon yang sejalan. Yakni dengan cara membuktikan jika UN dan UASBN benar-benar dilakukan secara murni. Sehingga, persepsi yang sangsi dari masyarakat atas hasil ujian anak-anak sekolah di Kabupaten Seluma selama beberapa tahun lalu dapat terjawab dengan pelaksanaan ujian tahun ini yang digelar fair dan transparan.

”Tingkat keberhasilan UN dan UASBN selama ini sangat tinggi, hampir mencapai 100 persen. Bahkan sejumlah sekolah, peserta ujiannya lulus 100 persen. Kita tidak menudik kalau itu curang, tapi masalah ini dianggap kurang transparan hingga menimbulkan ketidak percayaan publik. Karena itu, Dispendik harus merespon ini,” kata anggota dewan asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), itu. Secara terpisah, Kepala Dispendik Seluma, Syaiful Anwar SPd MPd didampingi Kepala Bidang Dikmen, Apsin T SPd ketika diminta tanggapannya, menegaskan bahwa tantangan dewan itu tak perlu dilontarkan. Katanya, karena walau tanpa ditantang, Dispendik telah melakukan UN dan UASBN secara murni. ”Ujian murni, tidak ada curangnya. Tapi memang perlu ada perbaikan transparansinya agar kepercayaan publik muncul atas hasil ujian itu,” kata Apsin. Sementara itu, sebagaimana diketahui calon peserta UN dan UASBN dari Seluma tahun ajaran 2011/2012 kali ini sebanyak 7.783 orang. Terdiri dari 242 orang SMK,1110 SMA/MA, 2768 orang SMP/Mts, dan 3.664 orang SD/MI, serta dari SLB 2 orang. (444)