Dispar Bengkulu Utara Bangun Fasilitas 3 Lokasi Pusat Wisata

APRIZAL/Bengkulu Ekspress
Kepala Dispar Bengkulu Utara Kardo Manurung MPd.

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress– Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), pada 2019 ini benar-benar serius membangun tempat destinasi wisata di Kabupaten BU. Hal ini dibuktikan telah selesainya pembangunan fasilitas akses yang mempermudah masyarakat untuk mendatangi lokasi di 3 tempat wisata. Yakni, lokasi wisata Lemo Nakai, Palak Siring dan Curug Sembilan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata BU, Kardo Manurung MPd saat ditemui Bengkuluekspress.com di ruang kerjanya, Selasa (24/9).”Ya, kami sudah menyelesaikan pembangunan fasilitas akses untuk ke lokasi tempat wisata di BU. Alhamdulillah, dengan selesainya pembangunan fasilitas tersebut, diharapkan masyarakat dapat nyaman mendatangi lokasi wisata tersebut,” kata Kardo

Kardo pun menjelaskan, pembangunan fasilitas sarana dan prasarana di 3 lokasi wisata itu, menggunakan dana bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 dari Kementerian Pariwisata. Dengan adanya bantuan dana itu, akses ke tempat wisata di Bengkulu Utara, menjadi lebih baik.

Adapun bantuan tersebut, diperuntukan untuk tiga lokasi wisata, diantaranya, di lokasi wisata Lemo Nangkai di Kecamatan Hulu Palik, dibangun Gazebo dan jembatan atau disebut boothworld, serta jalan pedestarian dan jalan setapak. Sedangkan, untuk wisata Kepalak Siring Lemumu di Kecamatan Arma Jaya, telah dibangun Talut atau pelapis tebing dan menara pandang. Untuk lokasi ketiga yakni di wisata Curug Sembilan di Kecamatan Padang Jaya, telah dibangun lapangan parkir, jalan setapak dan Gazebo.

“Semuanya telah selesai dikerjakan, dan sudah dapat dinikmati masyarakat yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut,” ujarnya.

Kardo pun mengimbau kepada masyarakat, dengan telah dibangunnya fasilitas dan sarana prasarana ini dapat menunjang fasilitas di tempat wisata tersebut sehingga para pengunjung ataupun masyarakat yang ingin berkunjung, tidak lagi mengalami kesulitan. Diharapkan, masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut, karena itu aset bersama yang bermanfaat dan diperuntukkan untuk masyarakat.

“Apa yang kita lakukan ini, hanya untuk meningkatkan sarana dan parasarana yang ada di lokasi wisata. Saya berharap, dengan telah ditingkatkannya fasilitas tersebut, para pengunjung dapat menjaga dna merawat fasilitas tersebut,” tukasnya.(127)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*