Diseruduk Babi, Petani Kaur Tewas

TEWAS: Jenazah korban Ponikem yang tewas akibat diseruduk babi hutan saat berada di sawah Desa Air Pahlawan, Minggu (4/10).

NASAL, bengkuluekspress.com – Seorang petani bernama Ponikem (55), warga Desa Air Pahlawan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, tewas akibat diserang babi hutan yang masuk di lahan persawahan di wilayah tersebut, Minggu (4/10) siang.

“Korban tewas setelah diserang babi hutan yang mengamuk sehingga melukai sekujur tubuh korban,” kata Kapolres Kaur Polda Bengkulu AKBP Dwi Agung Setyono SIK MH, melalui Kapolsek Nasal IPTU Danang Porwanto, Minggu (4/10).

Data terhimpun BE, nasib tragis yang dialami petani itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Kandalan Desa Air Pahlawan Kecamatan Nasal, bermula dari korban sedang berada di sawah tidak jauh dari pondok tempat tinggalnya. Tiba-tiba seekor babi hutan yang dikejar oleh anjing liar berlari menuju korban kemudian menabrak dan menggigit korban. Mendengar jeritan korban, suami korban yang berada kurang lebih 100 meter mengejar babi hutan tersebut lalu membacoknya berulang kali dengan sebilah golok, kemudian babi hutan tersebut lari dan mati kurang lebih 50 meter dari tempat kejadian.

Lalu Suami korban meminta pertolongan kepada warga Desa Sinar Mulya Kecamatan Maje. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian sekujur tubuh dan kaki, dan sempat dirawat oleh suami korban tetapi tidak lama kemudian meninggal dunia.

“Korban meninggal dunia karena luka terlalu parah karena digigit babi hutan. Babi hutan itu ngamuk itu mungkin karena luka akibat diburu petani setempat. Sedangkan jenazah korban sudah dimakamkan pihak keluarga,” jelas Kapolsek. (irul)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*