Diselenggarakan Daring Mulai 23 Agustus, Pelajar Bengkulu Diimbau Ikuti Kuis Kihajar

ERI YULIAN HIDAYAT

BENGKULU, BE – Ditengah pandemi covid-19, hampir semua kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak ditiadakan. Termasuk pelaksanaan seleksi Kuis kita harus belajar (Kihajar) tahun 2020. Penggantinya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tetap menggelar program Kihajar tersebut dengan format Dalam Jaringan (Daring). Untuk itu para pelajar di Provinsi Bengkulu, diimbau mengikuti kegiatan ini.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Drs Eri Yulian Hidayat MPd melalui melalui Kasi TIK PIK Soptriana Herti MPd menuturkan kepada BE, program Kihajar biasanya digelar 22 Agustus. Lomba tersebut diikuti sebanyak 200 siswa/siswi mulai tingkat SD, SMP, SMA dan SMK. Karena, pandemi covid-19 Kemdikbud melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pusdatin) menggelar program KIhajar dengan format berbeda.

“Kalau dulu dilakukan di luar jaringan, tahun ini dilakukan secara daring,” katanya.

Kuis Kihajar pun berubah namanya menjadi Generasi Kihajar (Gen Kihajar), yaitu siswa yang turut dalam kegiatan program kihajar yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan, pengetahuan dan memiliki kompetensi dibidang digital.

“Mereka ini sudah terbiasa dengan interaksi digital,” imbuhnya.

Adapun tahapan Kuis Kihajar. Pendaftaran Kuis Kihajar tahun ini sudah bisa diakses melalui laman https:tve.kemdikbud.go.id pendaftaran dimulai dari 23 Juli 2020 dan ditutup pada 6 Agustus 2020. Berikutnya, tahapan Kihahar Basic pada 9 Agustus 2020, Kihajar Intermediate 23 Agustus 2020, Kihajar Advence 23 Agustus 2020, Kihajar Video STEM 26 September  2020, dan Kihajar Final 2 Oktober 2020.

“Semua tingkat SD, SMP, SMA dan SMK bisa mengikuti pelaksanaan Kuis Kihajar,” katanya.
Pelaksanaan lomba ini digelar secara online. Jadi siapa saja boleh ikut, serta dalam kuis Kihajar tersebut, dengan mendaftar langsung pada laman yang disiapkan.

Jika tahun lalu kita Disdikbud menyiapkan 120 siswa peserta untuk seleksi tingkat provinsi, maka tahun ini ditiadakan selain pandemi covid-19, juga tidak didukung anggaran.
Meskipun begitu. para peserta yang terbaik asa Bengkulu tetap bisa mengikuti kompetisi tersebut dengan mengikuti kuis kihajar harian. Mereka diberikan apresiasi dan kesempatan yang sama dalam kompetisi Kuis Kihajar tingkat provinsi untuk merebutkan uang pembinaan bernilai jutaan rupiah.

Seperti diketahui, Kuis Kihajar merupakan program nasional yang telah diselenggarakan selama 12 kali. Di provinsi Bengkulu Kuis Kihajar sudah dilakukan sebanyak tujuh kali. Program ini memberikan dampak positif para peserta didik, memotivasi siswa untuk memanfaatkan dan meningkatkan kompetensi melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran, serta memfasilitasi siswa untuk unjuk prestasi.

”Para peserta beradu kompetensi mereka melalui pengerjaan soal online yang langsung terkoneksi di Kemdikbud. Peserta dengan nilai yang memenuhi syarat maka akan merebut tiket ke tingkat nasional mewakili provinsi Bengkulu,” tandasnya. (247)