Disdukcapil ‘Lumpuh’

1. Jefryy/Bengkulu Ekspress – Tidak ada pelayanan di Disdukcapil Seluma, disebabkan server induk selalu rusak dan hanya mampu diperbaiki saja. Tidak dilakukan pembelian server baru.

TAIS, Bengkulu Ekspress – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Seluma, sejak tiga minggu terakhir ‘lumpuh’. Tidak bisa memberikan layanan pembuatan elektronik Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identits Anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK) kepada masyarakat. Disebabkan, server induk milik Disdukcapil kini dalam kondisi rusak. Server E-KTP kini dalam masa perbaikan, belum bisa dipastikan kapan bisa kembali beroperasi.

“Ya mau bagaimana lagi, kemampuan kita hanya sebatas memperbaiki server induk yang ada ini ketimbang membeli baru,” ujar Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Seluma Gun Ibrori MPd melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan(PIAK) Erwin Oktavian SE kepada Bengkulu Ekspress  kemarin (9/9).

Pengadaan server baru tak bisa dilakukan Disdukcapil Seluma. Disebabkan, biaya pengadaan server induk baru tidaklah sedikit membutuhkan biaya hingga puluhan juta. Kerusakan server induk pada RAM.

“Besar harapan pengadaan server induk baru bisa diakomodir DPRD Seluma dan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah), namun saya rasa akan kecil kemungkinannya bisa terwujud. Mengingat masih banyak kebutuhan yang lebih penting ketimbang pembelian server ini,” keluhnya.

Kerusakan pada server ini, membuat pelayanan dan pengurusan dokumen Kependudukan saat ini lumpuh total. Masyarakat yang mau mengurus dokumen kependudukan baik KK, KTP dan KIA tak bisa dilayani. Proses perekaman data belum bisa dilakukan.

Karena server ini selain penginput data, juga berfungsi untuk pengiriman data perekaman ke server pusat. Rusaknya server induk ini akibat padatnya pelayanan di Disdukcapil, terutama menjelang berakhirnya pemutahiran data pemilih oleh KPU Seluma beberapa waktu lalu. Server yang ada cuma satu dan yang ada inipun dipaksakan bekerja. sehingga wajar rusak dan jebol.

”Beberapa hari lalu sempat bisa digunakan namun hanya sesaat dan kembali rusak. Pelayanan kem bali dibuka sampai server induk tersebut selesai perbaikannya,” katanya. (333).