Disambar Petir, Rumah Rusak

TKP petir 1BENTENG, BE – Hujan disertai petir yang terjadi Selasa (5/2) sore kemarin, menimbulkan korban.   Rumah milik Junan (27) dan Kusilawati (26) warga Desa Durian Demang Kecamatan Karang Tinggi Bengkulu Tengah, rusak berat.

Bahkan bagian pondasi rumah tampak ada yang terbongkar.  Sementara meteran listrik meledak hingga berpuing-puing, atap rumahnya pun ada yang lepas.  Tak hanya itu, rumah warga sekitar juga mengalami gangguan instalasi listriknya.  Beberapa perabotan rumah, seperti televisi,  radio dan lainnya juga ikut rusak.

Peristiwa itu, terjadi sekitar pukul 18.30 WIB Selasa (5/2) di rumah korban yang merupakan karyawan di PT Batang Hari tersebut.  Untungnya tak ada korban jiwa dalam musibah yang cukup mengemparkan tersebut.  Hingga kemarin, korban dan keluarganya masih mengalami trauma sehingga mengungsi ke rumah tetangganya.

Menurut cerita, Kusilawati, saat kejadian rumahnya dalam keadaan kosong.  Karena suaminya belum pulang bekerja di perusahaan pabrik pengelolahan karet.  Sedangkan ia dan anaknya, Kiki (2), tengah berada di rumah tetangga.   Di saat hujan gerimis menguyur, secara tiba-tiba terdengarlah suara petir yang menggelegar sehingga mengejutkan warga.
Di saat petir terjadi, Kusilawati belum mengetahui kalau rumahnya terkena sambaran petir.

Setelah petir berhenti, barulah dirinya berani untuk keluar dari rumah tetangganya. Namun, alangkah terkejutnya korban ketika melihat rumahnya yang sudah berantakan dan dalam kondisi rusak.

“Waktu petir berhenti, barulah kami berani  keluar dari rumah tetangga dan ketika melihat rumah, kondisi sudah hancur,” ujar Kusilawati.

Sementara sang suami, Junan, kepada wartawan kemarin mengatakan, hendaknya ada perhatian dari Pemkab Benteng atau melalui dinas terkait untuk mencarikan solusi.  Apakah memasang penangkal petir atau sejenisnya.  “Kami berharap, Pemkab atau pihak terkait untuk memasang penangkal petir di daerah sekitar ini.  Karena, dikwatirkan kejadian seperti ini akan terulang kembali,” katanya. (111)