Diresmikan Bupati, LCC jadi Bank Data

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Lebong Command Center (LLC) akan dijadikan sebagai Bank Data untuk informasi publik dan pengawasan publik yang ada di Kabupaten Lebong. Hal tersebut disampaikan Bupati Lebong H Rosjonsyah Sip MSi ketika secara resmi melaunching LCC, kemarin (02/05). “Semua telah ada di LCC baik itu informasi, keamanan dan aplikasi masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” jelasnya, kemarin (02/05).

Ditambahkan Bupati, ketika masyarakat menginginkan informasi atau data disalah satu dinas, maka tidak perlu lagi mengunjungi dinas atau instansi tersebut. Dengan LCC semuanya sudah bisa didapat, dimana di LCC berguna untuk mengetahui pergerakan-pergerakan dan tata kelola pemerintah yang baik dan memberikan informasi atau transparansi kepada masyarakat. “Jadi LCC dijadikan pusat control dan pengaduan bagi masyarakat,” sampainya.

Sebagai pusat pengawasan, LCC saat ini telah diintegritaskan dengan 72 CCTV yang ada di Polres Lebong yang telah disebar di titik-titik rawan yang ada di Kabupaten Lebong. Dimana kedepan CCTV akan kembali ditambah, terutama di tempat-tempat pelayanan publik baik itu di RSUD, Puskesmas, Dukcapil serta di tempat-tempat lainnya. “Sehingga semuanya bisa terpantau dengan baik,” ucapnya.



Ditambahkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Lebong, Donni Swabuana St MSi, pembangunan LCC dilaksanakan secara bertahap. Dimulai dari tahun 2018 dengan menelan biaya Rp 1,1 miliar yang dikerjakan oleh PT Telkom Tbk, di tahap kedua di tahun 2019 penambahan fasilitas (hardwer dan Softwer) dengan menelan biaya sebesar Rp 1,5 miliar.

“Alhamdulillah, di tahun 2019 ini pembangunan telah selesai kita lakukan,” ujarnyaDitambahkan Doni, LCC sendiri dibangun di samping ruang kerja Bupati. Hal tersebut bertujuan agar Bupati bisa cepat ketika akan melakukan monitoring kinerja yang ada di OPD, karena LCC memuat website masing-masing OPD. “Bupati bisa melakukan E-Monef masalah penyerapan anggaran, masalah pelayanan public, E-Bajeting serta yang lainnya,” ucapnya.

Memang dalam pembangun atau penyempurnaan aplikasi di LCC dari masing-masing OPD saat ini masih belum sempurna, akan tetapi pihaknya akan selalu berusaha untuk terus menyempurnakannya sehingga pelayanan bisa lebih maksimal lagi secara bertahap. “Kami akan terus kembangkan aplikasi yang telah ada di LCC saat ini, menjadi aplikasi yang lebih sempurna lagi,” tegasnya.

Dengan adanya LCC ini, maka dapat mewujudkan program Bupati yang ingin menjadikan Lebong sebagai Kabupaten Smart City di tahun 2023 mendatang. Karena LCC memuat seluruh aplikasi dan website seluruh OPD yang ada di Kabupaten Lebong. “Jadi kita harapkan adanya LCC ini bisa mendukung dan mewujudkan apa yang telah menjadi cita-cita bapak bupati,” ujarnya.(614)