Direktur RSHD Dikabarkan Mundur

Foto : IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Direktur Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu, dr Lista Cerlyviera MM dikabarkan mundur dari jabatannya. Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bengkulu, Sehmi Alnur mengatakan, secara administrasi, dr Lista merupakan pejabat Provinsi Bengkulu yang diperbantukan ke Kota Bengkulu, dan setiap 2 tahun sekali harus diusulkan untuk dilakukan perpanjangan kontrak atau tidak.



“Dulu kita buka open bidding dan beliau (dr Lista) lulus dalam seleksi di sini. Secara aturan, dalam 2 tahun itu dilihat kembali dia harus melapor, apakah tetap di kota atau kembali ke provinsi. Kalau di tempat (pemprov) asal membutuhkan, terpaksa dia mundur karena atasan ada di provinsi,” kata Sehmi kepada Bengkulu Ekspress, kemarin.

Untuk diketahui, dr Lista menjabat sebagai Direktur RSHD sejak 2014 lalu hingga sekarang dan berkat kerja keras serta dukungan anggaran dari Pemerintah Kota dan DPRD kota, saat ini pembangunan baik fisik maupun pelayanan di RSHD terus meningkat signifikan dan telah menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kota Bengkulu.

Sebelum menjadi direktur RSHD Kota Bengkulu, dr Lista sempat menjabat ssbagai Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD M.Yunus yang merupakan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Bengkulu.Terkait isu mundurnya dr Lista tersebut, Sehmi belum bisa memastikan karena tergantung dengan penyampaian laporan dari dr Lista sendiri.

“Kalau tidak mau mundur, maka dia (dr Lista) harus mengajukan permohonan untuk tetap ditempatkan di RSHD kota. Jadi cuma soal administrasi saja yang sekarang masih proses,” jelas Sehmi.

Pun demikian, dalam proses ini Pemkot tidak memberikan batasan, dan saat ini Pemkot masih mengharapkan RSHD tetap dipimpin oleh dr Lista. “Sebenarnya selama ini dr Lista dalam memimpin RSHD sudah cukup bagus, mungkin karena dia ingin berkarir juga, apalagi di Rumah Sakit M Yunus tipenya lebih tinggi sehingga bisa meneruskan karirnya,” ungkap Sehmi.

Saat dikonfirmasi, Direktur RSHD, dr Lista Cerlyviera MM enggan berkomentar tentang isu pengunduran dirinya tersebut.  “Saya belum bisa memberikan statement sekarang apakah ya atau tidak. Yang jelas sekarang masih fokus bekerja sebaik mungkin,” ucap dr Lista.

Menurut Lista, yang menjadi fokusnya sekarang adalah mendapatkan akreditasi paripurna.Dengan demikian, maka dapat terwujud impian pemerintah kota untuk meningkatkan level RSHD menjadi bintang 5.Proses akreditasi ini sedang berjalan hingga bulan Juli ini, jika hal ini tidak diperjuangkan semaksimal mungkin maka kemungkinan besar pelayanan di RSHD akan terhenti, salah satunya tidak bisa lagi melayani pasien BPJS.

“Sekarang ini rumah sakit diwajibkan akreditasi, dulu kita sudah pernah akreditasi tahun 2016, dan sekarang harus direakreditasi lagi agar tetap mempertahankan pelayanan-pelayanan, maka saya fokus untuk mencapai itu dulu,” pungkas dr Lista.(805)