Dipolisikan, Petani Cabul Kabur

KOTA MANNA, BE – Wi (21), seorang petani warga Desa Padang Lebar, Pino, merupakan terlapor pencabulan terhadap anak di bawah umur, yakni Delia (14) – nama samaran–, sampai saat ini tidak diketahui rimbanya alias sudah kabur.
Wi menghilang setelah dilaporkan oleh korban bersama orang tuanya ke Mapolres BS beberapa hari lalu. “Terlapor (Wi red) sudah kabur dan tidak diketahui keberadaannya,” kata Kapolres BS, AKBP Abdul Muis SIK melalui Kanit PPA, Bripka Aplinawati, Rabu (18/3).
Setelah menerima laporan korban, pihak kepolisian kemudian menerjunkan tim buru sergap untuk memburu terlapor. Akan tetapi, saat didatangi di rumahnya, terlapor sudah tidak ada lagi.
Meskipun terlapor sudah kabur, kata Aplina, pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan terlapor. “Kami terus menyelidiki keberadaannya untuk kemudian kami tangkap,” terangnya.
Ditambahkan Aplina, dari hasil keterangan korban, korban dan terlapor merupakan pasangan kekasih. Hanya saja antara korban dan terlapor baru kenalan dua minggu lalu. “Meskipun baru kenal, terlapor sudah berani mengajak korban ke rumahnya hingga membujuk serta berjanji kepada korban untuk siap bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukan,” kata Aplina.
Mendengar bujuk rayu terlapor, korbanpun menerima ajakan untuk berhubungan intim layaknya suami istri hingga sebanyak dua kali dengan terlapor.
Sekedar mengingatkan, korban dengan ditemani ibunya melapor ke Mapolres BS, sebab korban telah dicabuli oleh terlapor sebanyak dua kali yakniRabu (11/3) pukul 03.00 WIB dan Sabtu (14/3) pukul 02.00 WIB, semua tempat pencabulan itu di rumah terlapor. (369)