Dipinjam Kenalan, Rp 10 Juta Melayang

duit ilang
foto : IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kasus-kasus penipuan sekarang ini tidak memandang siapa pun korbannya, kali ini teman sendiri berinisial T yang nekad dan tega melakukan penipuan terhadap korban Yanti (53), warga Kelurahan Tengah Padang Kota Bengkulu, akibatnya uang miliknya sebesar Rp 10 juta melayang dan lenyap oleh terlapor.

Berdasarkan data yang terhimpun Bengkulu Ekspress, kejadian itu berawal pada awal Agustus 2018 lalu, dimana saat itu korban yang sudah kenal lama dengan terlapor bertemu disatu acara, saat itu terlapor meminta kepada korban untuk diberi pinjaman uang yakni sebesar Rp 10 juta untuk menjalankan bisnis yang sedang terlapor geluti dengan perjanjian yakni pada tanggal 6 Agustus 2018 uang itu sudah dikembalikan oleh terlapor T, namun hingga bulan Januari 2019 ini, terlapor tidak kunjung mengembalikan uang milik korban, bahkan terlapor sulit untuk ditemui.

Korban yang sudah merasa menjadi korban penipuan oleh temannya sendiri dan tidak ada itikad baik dari T untuk mengembalikan uang miliknya tersebut, akhirnya ia nekad melaporkan kasus ini ke Mapolda Bengkulu pada tanggal 12 Januari yang lalu.

Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno SSos MH membenarkan, jika laporan penipuan kembali diterima pihaknya dan sejauh ini tim Reserse Kriminal (Reskrim) masih mendalami laporan korban tersebut.”Ya laporan terkait kasus penipuan memang sudah kita terima, sekarang ini anggota masih terus melakukan penyelidikan tentunya dan akan segera memeriksa terlapor dalam waktu dekat ini,” bebernya, kemarin (13/1).

Ia menjelaskan, untuk laporan seperti ini memang sudah sering dan banyak terjadi, oleh sebab itulah pihaknya akan mengusut kasus penipuan seperti ini hingga tuntas. “Dalam sehari bisa 2 sampai 3 laporan yang masuk terkait kasus penipuan yang dengan modus yang bermacam-macam bentuknya, oleh sebab itu kita upayakan semaksimal mungkin agar kasus seperti ini bisa segera untuk diselesaikan,” tutupnya. (529)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*