Dipecat karena Cuti Berkabung Fiktif

15021_12953__ilus-jagat

PERILAKU pegawai negeri sipil di Jepang ini tidak pantas ditiru. Shigenori Natori, 60, pengelola taman umum di Sendai, Jepang, memalsu kematian saudara dan kerabatnya hanya untuk mendapatkan cuti berkabung.

Dia melakukan itu lima tahun terakhir dan mendapat 16 hari cuti berkabung. Terdapat 12 orang yang kematiannya dia palsu. Beberapa orang di antara mereka memang kerabat Natori. Sebagian yang lain benar-benar fiktif.

Namun, aksi tersebut ketahuan ketika pada Januari lalu dia mengajukan cuti berkabung untuk kematian pamannya. Namun, dia apes. Natori tidak punya atasan yang memiliki beberapa sifat umum seorang bos, yakni mudah dibohongi. Bosnya cukup cermat dan langsung tahu bahwa nama pamannya itu pernah dia ajukan untuk cuti berkabung. Natori pun langsung diusut dan akhirnya dipecat.

’’Karena liburan sudah habis, saya mengajukan dokumen cuti berkabung. Saya minta maaf,’’ kata Natori seperti ditirukan seorang juru bicara Pemkot Sendai. Setelah dipecat, Natori mendapat pesangon pensiun, tetapi hanya setengah. Ya lumayan lah. Yang penting pesangonnya bukan fiktif.(**)