Dipastikan Tak Ada Desa Fiktif di Bengkulu

FOTO HENDRIK/BE – Kepala Dinas PMD Provinsi Bengkulu saat diwawancarai Bengkuluekspress.com terkait desa fiktif di Provinsi Bengkulu, Jumat (15/11).

BENGKULU, Bengkuluekspress.com – Keberadaan desa fiktif sebagai penerima Dana Desa (DD), dipastikan tidak ada dalam wilayah Provinsi Bengkulu. Hal itu ditegaskan Kadis PMD Provinsi Bengkulu, HM. Syahroni, S.Sos, MM, Jum’at (15/11). Menurutnya, di Provinsi Bengkulu terdapat 1.341 desa yang tersebar di 9 Kabupaten.

“Pasca keberadaan desa yang menjadi perhatian Pemerintah Pusat, lantaran berkaitan dengan DD kitapun sempat melakukan pengecekan data desa di Provinsi Bengkulu ini. Dari pengecekan itulah kita sangat yakin, jika di Provinsi kita tidak ada sama sekali yang namanya desa fiktif,” ungkap Syahroni kepada Bengkuluekspress.com, Jumat (15/11).

Dilanjutkan Syahroni, dari total 1.341 desa yang ada di Provinsi Bengkulu ini, semuanya sudah teregistrasi dengan baik pada Kementerian di Pusat. Artinya seluruh desa yang ada di Provinsi Bengkulu ini memiliki pemerintahan desa, masyarakat, termasuk wilayah. “Memang sejauh ini ada beberapa desa masuk dalam kawasan hutan, namun terdata,” katanya.

Ditambahkan Syahroni, desa-desa yang dimaksud jauh lebih dulu ada, ketimbang penetapan status kawasan hutan yang ditetapkan pemerintah. “Namun desa-desa itu tetap teregistrasi. Dari sanakan artinya masyarakat sudah lama mendiami wilayah desa yang akhirnya ditetapkan menjadi kawasan hutan. Bahkan desa-desa itu tetap menerima DD,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, yang jelas 1.341 desa tersebut semuanya mendapatkan DD. Kalau memang desanya tidak teregister, pasti tidak ada pengalokasian DD untuk desa tersebut.

“Maka dari itu kita meyakini, di Provinsi kita sama sekali tidak ada desa yang namanya fiktif. Dalam artian semua desa memang ada, dan teregister,” tutup Syahroni. (HBN)