Dinsos Prov Bantu Korban Kebakaran

Dinsos provinsi didampingi dinsos kabupaten Mukomuko ketika mendistribusikan bantuan kepada korban kebakaran
KUNJUNGI: Plt Gubernur didampingi Plt Bupati Mukomuko ketika mengunjugi korban kebakaran. Tampak pula Dinsos Provinsi Bengkulu didampingi Dinsos Kabupaten Mukomuko ketika mendistribusikan bantuan kepada korban kebakaran tersebut.

MUKOMUKO,Bengkulu Ekspress – Musibah kebakaran enam rumah warga Desa Pondok Baru Kecamatan Selagan Raya Kabupaten Mukomuko, menjadi perhatian Pemprov Bengkulu. Selain Plt Gubernur Bengkulu di dampingi Plt Bupati Mukomuko, Haidir dan sejumlah pejabat kabupaten serta provinsi. Kemarin (28/8), giliran Dinsos Pemprov Bengkulu mendistribusikan bantuan kepada kepala keluarga korban di desa tersebut.

”Bantuan dari Pemkab Mukomuko, telah didistribusikan pada hari pertama. Hari ini (kemarin), Pemprov Bengkulu melalui Dinsos Provinsi Bengkulu langsung mendistribusikan bantuannya,”ungkap Kepala Dinsos Kabupaten Mukomuko, Herlian SSos MSi dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin (28/8).

Bantuan yang didistribusikan itu, yakni 10 paket pakaian dan selimut halus,10 paket perlengkapan keluarga, 10 paket pangan dan sejumlah uang tunai masing-masing sebesar Rp 1 juta. “Bantuan yang didistribusikan Dinsos Provinsi langsung dipimpin Kadissos Provinsi. Ini minimal sedikit meringankan beban kelurga korban yang tengah mendapatkan musibah,”ujarnya.

Sementara itu bantuan yang telah di distribusikan Pemkab Mukomuko, diantaranya beras, pakaian sekolah, terpal, selimut,perlengkapan masak,tikar dan makanan siap saji.Termasuk kelengkapan bantuan dari PMI kabupaten.

“Jika ditotalkan dengan rupiah, satu paketnya sekitar Rp 3 juta lebih,”bebernya.

Terpisah, Camat Selagan Raya, Jodi menyampaikan, hingga hari ini (kemarin), 10 KK masih menempati di tenda-tenda dan terpal. Pendiriannya dilakukan secara gotong royong masyarakat sekitar. Warga yang mendapatkan musibah tersebut dengan harapan adanya bantuan-bantuan dari pihak-pihak lain. Seperti jikalau ada CSR dari pihak swasta dan lainnya.

”Harapan warga yang terkena musibah itu, rumahnya dapat dibangun kembali. Seluruh korban yang terkena musibah kebakaran itu adalah tergolong warga miskin,”ungkap Jodi.(900)