Dinsos Kota Bengkulu Tutup Pendaftaran BLT UMKM

 

Masing-masing UMKM Bakal Dapat Rp 2,4 Juta

BENGKULU, BE – Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu resmi menutup pendaftaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang akan penerima bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah Rp 2,4 juta, Kamis (3/9).

Jumlah UMKM yang sudah mendaftar mencapai 9.862. Tentunya dari jumlah tersebut, pelaku UMKM pun akan bersaing untuk menerima bantuan itu sebagai pemulihan perekonomian yang terkena dampak pandemi covid-19.

“Ya pendaftaran sudah resmi kita tutup dan dari hasil data yang sudah kita rekap dan kirimkan ke Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu, ada 9.862 orang pelaku UMKM yang akan bersaing mendapatkan stimulan tersebut,” jelas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu, Eddyson melalui Sekretaris, Hilda, kemarin (3/9) kepada BE.

Ia mengatakan, nantinya dari 9.862 orang pelaku UMKM tersebut akan diseleksi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Bengkulu. Verifikasi tersebut berdasarkan kriteria unit usaha mikro yang memiliki usaha mandiri dan belum pernah mengakses pembiayaan atau belum pernah menerima bantuan. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada tumpang tindih penerima bantuan, sehingga bisa tersalurkan tepat sasaran.

“Untuk kuota yang menerima BLT tersebut untuk kota memang kita belum mengetahui berapa banyak. Namun berdasarkan dari apa yang disampaikan oleh pemerintah pusat jika ada 12 juta orang se-Indonesia yang akan menerima bantuan tersebut dengan syarat memenuhi telah memenuhi kriteria,” jelasnya.

Ia mengatakan, Diskop Kota Bengkulu meminta agar seluruh pelaku UMKM yang sudah mendaftar ini semuanya menerima bantuan BLT sebesar Rp 2,4 juta tersebut. Namun hal itu tentunya tidak mungkin karena harus ada syarat dan kriteria yang memang benar-benar bisa mendapatkan bantuan itu.

“Kalau dari Diskop Kota meminta agar 9.862 orang pelaku UMKM ini menerima semua. Namun hal itu tidak mungkin karena tidak semua bisa lulus dari syarat yang sudah ditentukan oelh pemerintah pusat,” tuturnya.

Selain itu, Hilda juga meminta agar pelaku UMKM yang nantinya tidak berhasil mendapatkan BLT Rp 2,4 juta tersebut jangan berkecil hati, karena Pemkot pun sudah merancang program lainnya demi menghidupkan kembali pelaku usaha yang ada di kota.

“Kita Pemkot melalui Diskop Kota Bengkulu akan berupaya agar pelaku UMKM di kota tetap bangkit. Baik itu dengan mendirikan pasar kuliner disetiap kecamatan ataupun event-event lainnya yang bisa menghasilkan uang bagi para pelaku UMKM,” tuturnya.

Sedangkan kapan uang BLT tersebut dikucurkan oleh pemerintah pusat, pihaknya belum bisa memastikan kapan tanggal pastinya karena hingga sekarang ini Diskop hanya baru sebatas pendataan saja. Untuk petunjuk teknis pencairan masih menunggu arahan pusat.

“Yang jelas proses penerimaan bantuan nanti disalurkan melalui rekening masing-masing pelaku UMKM. Oleh sebab itulah pada saat pendaftaran pelaku UMKM wajib melampirkan foto copy buku tabungan dengan saldo maksimal Rp 2 juta,” tutupnya.
(529)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*