”Dinonaktifkan”, Anas Malah Promosi Tempe

LEBAK РKetua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum turun ke Kabupaten Lebak, Banten untuk bersama-sama kader PD se-Banten melakukan kerja partai menemui masyarakat, Sabtu (9/2).

Anas didampingi Ketua Departemen Pertanian DPP PD Herman Khaeron, politisi PD Ferari Rowawi, Iti Jayabaya, Rosyid Hidayat.

Berbagai kegiatan dilakukan Anas seperti penanamana pohon dan bertemu petani kedelai Cimarga, Desa Gunung Anten, serta pelantikan Ketua PAC Se-Banten di Gedung Juang, Lebak.

“Partai Demokrat ingin bikin sejarah baru. Dan kita berharap Kabupaten Lebak ini jadi produsen dan punya kontribusi kedelai. di Indonesia,” kata Anas dalam sambutannya.

Sebab, sambung Anas, saat ini sekitar 800 ribu ton kedelai masih diimpor. Menurutnya, di tahun mendatang kebutuhan kedelai sangat meningkat apalagi masyarakat Indonesia gemar makan tahu dan tempe.

“Tahu dan tempe bagian kuliner nasional bukan hanya sehat tapi harus kita kembangan di banyak negara. Saya yakin meski sudah menjadi orang kaya tapi pasti kembali komsumsinya ke tempe,” ujarnya.

Mantan Ketua Umum PB HMI itu mengingatkan, menanam merupakan tradisi yang baik dan harus terus dikembangkan. “Siapa yang menanam, berarti dia sudah menanam optimisme,” katanya.

Herman Khaeron menambahkan  bahwa memang saatnya berpikir untuk masa depan pangan Indonesia, salah satunya adalah dengan menanam pohon kedelai. Ia mengatakan, sekitar 5000 hektar kedelai rencananya akan ditanam.

“Karena menurut saya sangat cocok penanaman di wilayah Lebak. Sehingga kedepan kita juga bisa menghasilkan bibit kedelai,” jelas Herman.

Wakil Ketua Komisi IV DPR itu mengatakan,¬† ke depan tentunya Indonesia bisa melakukan swasembada kedelai. “Kita harapkan ada hasil-hasil yang bisa untuk masyarakat. Apalagi dari kedelai itu banyak manfaatnya seperti tahu dan tempe yang banyak di komsumsi oleh masyarakat,” paparnya.

Di sisi lain mengenai otimisme Partai Demokrat, Anas Urbaningrum meyakini partainya tetap menjadi pemenang pemilu 2014. Dia juga mengingatkan para kader tetap menjaga kekompakan.

“Kita harus menjadi bangsa yang otimisme. Dengan berkerja saya yakin rakyat juga akan tetap meyakini dan percaya pada Partai Demokrat,” ungkap Anas.(boy/jpnn)