Dinas PU Mesti Tingkatkan Pengawasan

Cek Proyek JalaN (1)TUBEI, BE – Menanggapi banyak proyek yang putus kontrak akibat pengerjaannya tidak selesai ditanggapi oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Lebong, M Gustiadi SSos atau yang akrab disapa Edi Tiger.

Menurutnya, Dinas PU Lebong harus meningkatkan pengawasan terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh pihak rekanan dalam mengoptimalkan penyelesaian pekerjaan sesuai dengan kontrak yang sudah ditentukan.

“Kita tidak mau hal yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya seperti adanya proyek putus kontrak bahkan sampai jadi temuan aparat penegak hukum. Ini juga sudah kita sampaikan kepada Dinas PU pada saat paripurna maupun hearing di DPRD Lebong beberapa waktu lalu,” jelas Edi Tiger.

Dikatakan Edi, yang paling ditekankan dalam hal tersebut yakni beberapa proyek yang pada tahun anggaran 2011 lalu yang sempat putus kontrak. Apalagi sejauh ini realisasi pembangunan juga masih belum menunjukan kemajuan yang signifikan. Baik realisasi proyek jalan maupun proyek beberapa gedung yang nilainya besar.

“Makanya untuk tahun ini, kita tidak mau lagi hal tersebut sampai terulang kembali seperti tahun lalu. Sebelum dicairkan dananya, PU atau instansi penanggungjawab proyek harus mengecek pekerjaan yang dilaksanakan rekanan dilapangan. Jadi tidak lagi ada kemungkinan kelebihan pembayaran. Termasuk juga untuk seluruh proyek pembangunan fisik yang ada di Kabupaten Lebong,” kata Edi.

Selain itu, pihaknya mengingatkan kepada Dinas PU khususnya yang menjadi mitra kerja mereka untuk kedepan benar-benar menyeleksi pihak rekanan yang benar-benar bertanggungjawab menyelesaikan pekerjaan yang sudah diberikan. “Kita tidak mau lagi seperti tahun sebelumnya, ada proyek yang tidak selesai. Sehingga manfaatnya belum bisa dirasakan masyarakat secara optimal,” pungkas Edi Tiger.

Disisi lain, Rabu (19/12) kemarin Wakil Bupati Lebong Panca Wijaya kembali melakukan sidak untuk melihat proyek peningkatan jalan Topos-Tik Sirong dan proyek jalan di Desa Semelako Atas. Lagi-lagi, Wabup mengatakan jika dalam pengerjaan proyek tersebut tidak ada terlihat aktifitas pekerjaan dan dikhawatirkan pembangunan proyek tersebut tidak akan selesai. “Ya hampir sama dengan hasil sidak sebelumnya, dan saya khawatir pengerjaannya tidak akan selesai,” ucap Wabup.(***)