Dinas Perpustakaan Usul Tambah Buku

PERPUSTAKAAN DESA: Penggelola perpustakaan sekaligus istri Kades ketika menunjukan perpustakaan di desa Manjunto Jaya tersebut
PERPUSTAKAAN DESA: Penggelola perpustakaan sekaligus istri Kades ketika menunjukan perpustakaan di desa Manjunto Jaya tersebut

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Untuk meningkatkan minat baca masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) berencana untuk mengajukan usulan penambahan jumlah buku.

Kepala DPAD Kabupaten Benteng, Dra Hj N Yuhannah MM mengatakan, usulan penambahan buku akan disampaikan dalam rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Perubahan tahun 2018 mendatang.

“Sampai saat ini, tambahan buku belum pernah diakomodir dari APBD Kabupaten Benteng. Sebab itulah, usulan diharapkan bisa diakomodir dalam APBD-Perubahan 2018 ini. Baik buku pelajaran sekolah maupun buku pengetahuan lainnya,” kata Yuhannah.

Perempuan yang sebelumnya menjabat selaku Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Benteng ini menyampaikan, tambahan buku merupakan salah satu langkah untuk memperbanyak perbendaharaan buku pada DPAD Kabupaten Benteng.

“Semakin banyak referensi buku, minat baca diharapkan bisa lebih meningkat,” tandasnya.
Dikatakan Yuhannah, kesempatan untuk membaca buku tak hanya bisa diperoleh pengungjung yang datang. Bahkan, masyarakat dipersilahkan untuk meminjam buku yang dianggap perlu untuk menambah pengetahuan mereka.

“Peminjaman buku tetap akan kami vasilitasi. Baik itu oleh pihak sekolah, perpustakaan desa ataupun masyarakat, tentunya hanya kepada mereka yang telah memiliki kartu perpustakaan,” bebernya

Selain menjadi pusat baca, Yuhannah mengatakan, Perpustakaan akan menjadi salah wadah yang disiapkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) sebagai salah satu pusat kegiatan belajar masyarakat.

Seperti tahun sebelumnya, DPAD Kabupaten Benteng rutin menggelar pembinaan kepada pengurus perpustakaan desa (Perpusdes), lomba bercerita anak-anak ataupun kegiatan edukasi lainnya.

“Kami juga menggelar kegiatan kursus komputer gratis kepada masyarakat dan pelajar. Semuanya gratis,” pungkas Yuhannah.(135)