Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu Siapkan 3.379 Guru Honorer Penerima Bantuan BPJS Ketenagakerjaan

BENGKULU, BE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, terus memantapkan data Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) sebagai calon penerima bantuan dana dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Bantuan dana subsidi senilai Rp 600 ribu selama empat bulan kedepan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu melalui Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Drs Multazam diamini Kasi Ketenagaan Satuan Pendidikan, Herles Tiana, M.Pd menuturkan, total jumlah GTT dan PTT, yang telah masuk dalam daftar BPKJS ketenagakerjaan sebanyak 3.379 orang. Rinciannya GTT dan PTT SMA/SMK se-Provinsi Bengkulu 2.940 orang, guru SLB (PKLK) 67 orang, GTT (GBD) 273 orang dan PTT (PTD) 99 orang.

”Pemerintah Bengkulu telah mengalokasikan dana Rp 1 juta/ bulan yang bersumber dari APBD sebagai insentif/gaji para honorer sehingga dinilai sangat tepat jika bantuan pemerintah berupa menggelontorkan dana Rp 600 ribu pada mereka yang ergaji dibawah Rp 5 juta,” kata Herles Tiana.

Hanya saja, Disdikbud Provinsi Bengkulu belum mau memastikan seluruh guru honorer mendapatkan bantuan tersebut. Pasalnya, dalam mendapatkan bantuan tersebut ada persyaratan yang harus terpenuhi. Seperti diketahui, bantuan senilai Rp 600 ribu diberikan selama empat bulan pada karyawan dengan gaji dibawah Rp 5 juta. Bantuan ini sebagai salah satu pendorong program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19. Ribuan honorer Pemprov Bengkulu termasuk guru honorer di SMA/SMK dan SLB.

Ribuan THL (tenaga harian lepas) Pemprov Bengkulu, lanjut gubernur, sudah diterdaftar aktif sebagai peserta Jamsostek sejak beberapa tahun lalu. Kerja sama Pemprov Bengkulu dengan BPJS Ketenagakerjaan tersebut, sebagai perlindungan risiko kerja para tenaga honorer.

Terbaru, pada 2020 ini, lebih dari 3.000 guru dan pegawai honor pada SMA/ SMK dan SLB memperoleh jaminan risiko kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Bantuan dicairkan ke rekening masing-masing, sesuai data di BPJS Ketenagakerjaan. Jadi ranahnya BPJS untuk validasi data, termasuk untuk karyawan-karyawan perusahaan swasta,” terang Rohidin, yang berharap bantuan ini bisa terealisasi dan mampu meningkatkan daya beli masyarakat di Provinsi Bengkulu. (247)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*