Dinas Pariwisata Kota Disarankan Tempati Balai Adat

FOTO IST/BE – Anggota DPRD Kota Bengkulu saat meninjau Gedung Balai Adat, Kamis (07/11/19)

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Ketua dan Wakil Ketua 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Suprianto dan Marliadi, serta anggota Komisi 2 DPRD Kota, Kamis pagi (07/11/19) menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Pariwisata Kota dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota.

Ketua DPRD Kota, Suprianto menuturkan, sarana prasarana di setiap OPD harus diperhatikan, terutama Dinas Pariwisata Kota, gedung yang dipakai saat ini terlalu sempit dan tidak representatif. Dewan pun mengusulkan untuk Dinas Pariwisata menempati Balai Adat Kota Bengkulu yang selama ini kosong.

“Kita minta agar Dinas Pariwisata Kota ini mengusulkan anggaran perbaikan gedung. Kita usulkan agar mereka nanti bisa menempati Balai Adat. Daripada Balai Adat dibiarkan kosong terbengkalai seperti sekarang, kan lebih baik digunakan untuk kantor Dinas Pariwisata. Karena yang kita lihat sekarang ini kantornya tidak representatif sekali,” tandasnya.

Usai menyambangi kantor Dinas Pariwisata Kota, DPRD Kota langsung meninjau kondisi Balai Adat Kota Bengkulu. Menurut dewan, sangat disayangkan jika Balai Adat terus dibiarkan terbengkalai.

Dinas Pemadam Kebakaran Butuh Armada Baru

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang tugas pokok dan fungsinya bersentuhan langsung dengan masyarakat butuh armada baru. Dari hasil sidak pagi itu, menurut Suprianto, armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan perlu ditambah untuk memaksimalkan pekerjaan.

“Untuk damkar ini, kita akan mengusulkan armada mobil pemadam baru, dan beberapa alat masker oksigen untuk mengoptimalkan kerja. Karena kita lihat ini armadanya sudah perlu ditambah, terakhir pengadaan sudah lama sekali,” jelasnya.(ibe)