Dimulai, Razia Pelajar dan PNS

TUBEI, BE- Sesuai perintah Bupati Lebong H Rosjonsyah SIp mengenai penertiban siswa saat jam belajar menjelang Ujian Nasional 2012, mulai Rabu (29/2) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebong melakukan razia rutin hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Satpol PP Lebong Zainal Husni SH kepada wartawan kemarin.  “Sesuai dengan perintah Bupati, mulai hari ini (kemarin,red), kita akan terus melakukan razia terhadap pelajar dalam hal pengawasan kepada pelajar, terutama yang akan mengikuti ujian nasional. Razia juga akan dilakukan terhadap siswa-siswa yang keluyuran atau bolos saat jam belajar masih berlangsung,” jelas Zainal. Selain pelajar, lanjut Zainal, razia juga akan dilakukan terhadap PNS di lingkungan Pemda Lebong yang keluyuran saat jam dinas. Untuk itu jika nantinya kedapatan pelajar atau PNS yang bolos maka akan diberikakan sanksi berupa pembinaan. “Bagi pelajar atau PNS yang tertangkap maka akan kita data dan diberikan sanksi pembinaan. Untuk pelajar akan kita antarkan ke pihak sekolah dan selanjutnya akan diberitahukan kepada orang tuanya. Sedangkan bagi PNS, akan kita data dan setelah itu kita serahkan ke Inspektorat untuk ditindak-lanjuti,” pungkas Zainal. Sebelumnya, Bupati H Rosjonsyah SIp mengatakan masih banyaknya pelajar yang berkeliaran dimalam hari menjadi perhatian serius pemerintah, apalagi menjelang dilaksanakanya Ujian Nasional (UN). Agar prestasi yang di raih Lebong dalam pelaksanaan UN tahun 2012 ini tidak menurun dibandingkan tahun 2011 yang lalu, dimana Kabupaten Lebong menduduki peringkat 3 Provinsi. Untuk itu, satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diperintahkan menggelar razia rutin terhadap pelajar dalam rangka pengawasan lebih intensif terhadap situasi menjelang ujian Nasional 2012 yang akan digelar pada Bulan April-Mei 2012 mendatang. Razia terhadap Pelajar Ini akan diselenggarakan Pada Malam hari maupun jam sekolah. terhadappelajar yang tertangkap dalam razia tersebut akan diberi sanksi. “Razia ini bertujuan bukan untuk kebaikan dunia pendidikan Lebong. Karena sekarang kita masih melihat terutama di malam Hari banyak siswa yang berkelaran dengan aktifitas yang tidak berhubungan dengan pendidikan mereka,” jelas Bupati.(777)