Dilarang BBM-an, Istri Gugat Cerai Suami

Dua puluh tahun tentu bukan waktu yang singkat dalam menjalani biduk rumah tangga. Namun siapa sangka, keharmonisan rumah tangga bisa hancur dalam sekejap hanya gara-gara BlackBerry (BB). Kisah kelabu ini dialami pasangan suami istri, AD (50) dan CR (40), warga Griya Melati, RT 3/19, Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Kini, biduk rumah tangga AD sedang berada di ujung tanduk lantaran CR doyan menggunakan ponsel pintar itu. Menurut AD, perhatian dan tanggung jawab istrinya, CR, perlahan terkikis setelah dia memiliki BB. Cek-cok pun kerap terjadi saat AD menegur CR yang sedang asyik chatting via BlackBerry Messenger (BBM).

“Dia habiskan waktunya untuk BBM-an, sampai lupa waktu. Saya harus beli makanan ke warung, karena dia sudah tidak masak,” tutur AD saat ditemui Pengadilan Agama Bogor, kemarin.

Lantaran terus dilarang BBM-an, CR pun memilih menggugat cerai AD. Saat ini, sidang gugat cerai CR dan AD sudah sampai sidang kedelapan yaitu pendengaran saksi dari penggugat.

Sejatinya, AD mengaku tak pernah menginginkan perpisahan itu. Karena dia tak ingin kedua anaknya telantar. Agar CR tak meninggalkannya, AD rela membiarkan istrinya itu BBM-an. “Pokoknya jangan sampai pisah saja. Kasihan anak saya,” tukasnya.(cr4)