Diknas Prov Gelar Lomba Kecantikan

BENGKULU, BE – Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Bengkulu, melalui Bidang Pendidikan Non Formal menggelar lomba kecantikan kulit dan merancang busana. Perlombaan ini dibuka Sabtu (30/6) pukul 17.30 WIB oleh Sekretaris Diknas Provinsi, Drs M Said MM dan akan ditutup hari ini pukul 11.00 WIB. Kegiatan lomba yang dilakukan di aula pertemuan Hotel Ananda Penurunan ini diikuti oleh peserta dari 10 kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu, masing-masing daerah mengirim 2 orang peserta lomba dan 2 pendamping. “Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan, mudahan-mudahan akan menjadi agenda tahunan untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian dibidang pendidikan non formal,” kata Ketua Panitia, M Dedi Sutino SIp MM kepada BE, tadi malam. Ia menjelaskan peserta perombaan ini hanya diikuti peserta dalam usia 18 hingga 23 tahun, dan pihaknya akan mengambil juara I untuk dikirim ke Bandung besok (3/7) untuk mengikuti perlombaan selanjutnya ke tingkat nasional. “Peserta dan pendamping tidak mendapatkan hadiah dari Diknas Provinsi, hanya bagi yang keluar sebagai juara I akan dikirim ke Bandung tanggal 3 Juli besok,” sampai Dedi. Kendati demikian, semua peserta dan pendamping ini mendapatkan uang transpor dan honor selama mengikuti perlombaan, namun besarannya bervariasi tergantung jarak tempuh peserta dari kota Bengkulu. Dedi mengungkapkan perlombaan tersebut akan dinilai oleh juru profesional yang berasal dari Lembaga Kurus dan Pelatihan (KLP) yang ada di Bengkulu yang diketuai oleh Dr Hc Miswari Swasono dari LPK Corien Center Bengkulu. “Semua jurinya 6 orang, 3 juri untuk cabang lomba kecantikan kulit dan 3 juri cabang merancang busana,” tukasnya. Sementara itu, ketua dewan juri Dr Hc Miswari Swasono mengatakan dalam memberikan penilaian terhadap peserta pihaknya telah mendapatkan petunjuk teknis dari pusat, sehingga dalam memberikan penilaian pihaknya berpedoman pada petunjuk tersebut. “Kami tidak bisa sembarangan memberikan nilai, karena kami harus berpedoman pada petunjuk dari pusat,” jelasnya. Adapun yang dinilai dalam lomba itu, yakni persiapan kerja, cara kerja, kecekatan kerapian kerja dan kerapian hasil yang meliputi penilaian make up wajah dan tata busana. “Nanti nilai dari masing-masing item tersebut akan dijumlahkan, bagi yang tertinggi itulah pemenagnya,” ungkap Miswari. (400)