Dikeroyok, PL Babak Belur

AKBP Deddy Nata SIK

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Nasib sial dialami Selvi Puspita (27) warga asal Desa Air Kotok Kecamatan Pematang Tiga, Bengkulu Tengah yang tinggal di Jalan Murai, Kelurahan Ibul, Kota Manna. Pasalnya, wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu (PL) di salah satu tempat karaokean di Jalan Sudirman, Kelurahan Pasar Mulia, Pasar Manna. Akibat pengeroyokan tersebut dirinya mengalami luka gores di tangan dan kaki serta luka memar dibagian muka. Tidak terima, dirinya melapor ke Mapolres Bengkulu Selatan (BS).

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata SIK melalui kasat Reskrim, Iptu Gajendra SSTK SIK MH mengatakan dalam laporan korban diketahui, saat ini korban dianiaya 5 orang yakni Ev, Pi, Te, Sa dan Om. Penganiayaan tersebut terjadi di tempat karaoukean tersebut, Selasa (2/3) dini hari sekitar pukul 03:30 wib.

Dijelaskan Gajendara, kronologis penganiayaan itu berawal Selasa (2/3) sekitar pukul 01.30 Wib, Korban bersama rekannya yaitu MAYANG, TARA, RESVI dan EVA SUSANTI selaku Pemandu Lagu sedang menemani Tamu Karaoke di salah satu Room. Tiba-tiba korban dilempar gelas. Korban menanyakan hal tersebut kepada rekannya. Namun MAYANG meminta Korban untuk tenang.

Lima menit kemudian, Korban disiram minuman oleh EV. Ev juga memecahkan botol dan mengarahkan kepada Korban. Kemudian teman korban MAYANG menepis botol tersebut. Namun masih mengenai tangan Korban. Setelah itu Korban keluar dari Room dan bermaksud pulang. Akan tetapi Korban masih dilempar gelas . Ev masih menyerang Korban dengan menggunakan kursi. Pelaku lainnya Sa menendang korban hingga menyebabkan korban terjatuh dan dikeroyok para pelaku.

“Laporan ini sudah kami terima dan segera kami tindaklanjuti,” ujar Gajendra. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*