Dikbud Terima DAK Fisik Rp Rp 36 M

ASRI/BE
HADIRI: Bupati BS menghadiri sosialisasi DAK Fisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Hotel Grand Seven One, Senin (13/7).

KOTA MANNA, Bengkuluekspress.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Rispin Junaidi MPd mengatakan, tahun 2020 ini Dikbud BS mendapat kucuran dana dari pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) fisik bidang pendidikan. Saat ini pihaknya mulai memproses pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah tahun ini ada DAK fisik bidang pendidikan sebesar Rp 36 miliar,” katanya saat Sosialisasi DAK Fisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Hotel Grand Seven One, Senin (13/7).

Dikatakan Rispin, DAK senilai Rp 36 miliar tersebut akan tersebar ke-97 satuan pendidikan TK, PAUD, SKB, SMP dan Sekolah Dasar se-Bengkulu Selatan.

Berbagai kegiatan DAK fisik tersebut diantaranya rehab ruang belajar, rehab gedung perpustakaan, pembangunan jamban, pembangunan ruang belajar dan laboratorium.

“Mudah-mudahan dengan adanya DAK Fisik ini kegiatan belajar mengajar di sekolah nanti makin maksimal,” harap Rispin.

Bupati BS, Gusnan Mulyadi SE MM meminta semua DAK Fisik di semua organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk Dinas Dikbud BS, agar bisa dipercepat proses pencairannya.

Sebab, sambung Gusnan, hal ini penting guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menambah perputaran uang beredar di Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Dengan dimulainya kegiatan, maka geliat ekonomi akan terlihat,” katanya.

Dijelaskan Gusnan, dengan dimulainya pekerjaan DAK fisik, seperti pembangunan gedung dan rehab ruang belajar sekolah, maka akan memberikan multiplier effect.

Juga dapat menambah penghasilan masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Swbab, dengan kegiatan DAK Fisik sudah dimulai, maka menyerap tenaga kerja dari masyarakat, batu bata laku, material, tukang muat material, usaha toko bangunan, orang yang bekerja di toko bangunan, tukang dan lain sebagainya.

“Tentu akan banyak dampak positifnya jika semua kegiatan DAK Fisik sudah berjalan, sebab, uang beredar di masyarakat bertambah, pedagang, pasar akan ikut terdongkrak.,” terang Gusnan. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*