Dijambret, Kakak Adik Dilarikan ke RS Rafflesia

Jambret
Foto : IST

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Kamis malam (2/8/18) sekitar pukul 20.00 WIB, kejadian naas menimpa 2 orang perempuan kakak beradik Desvi (17) dan Elfira (15) warga Rawa Makmur Permai, Gang Merpati 17, Kota Bengkulu.

Kedua perempuan ini menjadi korban penjambretan saat sedang mengendarai sepeda motor di seputar kawasan pom bensin Coco, Rawa Makmur Kota bengkulu, oleh 2 orang pria yang juga mengendarai sepeda motor.

Kapolsek Muara Bangkahulu, AKP Dodi mengatakan, satu pelaku berhasil ditangkap berselang satu jam setelah kejadian. Namun satu pelaku lainnya sedang dalam penyelidikan karena berhasil lolos dalam pengejaran.

“Setelah melakukan aksi kriminalnya, kedua pelaku ini sempat terjatuh karena ditabrak korban. Lalu satu pelaku melarikan diri kedalam gang Hidayah tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Dibantu warga sekitar, akhirnya anggota kami berhasil menangkap pelaku ini. Sedangkan yang satunya kabur menggunakan sepeda motor,” terangnya kepada bengkuluekspress.com, Jumat (3/8/18).

Kronologinya, saat sedang berkendara dimalam hari, tanpa disadari korban diiringi sepeda motor yang dikendarai pelaku. Tiba-tiba tas korban dijambret pelaku yang diketahui berinisial F dan temannya dari arah belakang.

Korban pun sempat berteriak minta tolong sembari mengejar pelaku tersebut dan akhirnya menabrakkan sepeda motornya ke motor pelaku. Pelaku pun sempat terjatuh, namun langsung melarikan diri, sedangkan kedua korban terhempas ke aspal jalan hingga mengakibatkan beberapa luka serius.

Akibatnya, kakak beradik ini mengalami luka cukup parah dibagian kepala, tangan dan kaki akibat terjatuh karena ulah pelaku. Hingga saat ini, sang kakak Desvi belum sadarkan diri di Rumah Sakit Raflesia Kota Bengkulu, sedangkan adiknya Elfira juga masih mendapatkan pengobatan di rumah sakit tersebut.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Muara Bangkahulu untuk diproses secara hukum akibat ulah kriminalnya. Untuk pelaku yang berhasil kabur, pihak kepolisian masih mencari keberadaan pelaku yang sudah diketahui identitasnya. (Imn)