Diistirahatkan, 9 Honorer K2 Protes

Erwin Muchsin SSos

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Baru-baru ini Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Bengkulu Selatan (BS) mengurangi tenaga honorer. Dari puluhan tenaga honorer yang diistirahatkan atau masa kontraknya diputus, 9 diantaranya tenaga honorer katagori dua (K2). Atas keputusan yang dikeluarkan Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar tersebut, mereka protes dan minta diterima kembali.

“Kami ini bukan honorer biasa, tapi honorer K2, kami sudah 15 tahun mengabdi,” kata Yohanes, salah satu perwakilan honorer K2 di Dinas Satpol PP dan Damkar BS.

Yohanes menilai keputusan kepala dinas mengistirahatkan dirinya dan rekan-rekan sesama honorer K2 sangat merugikan. Sebab telah menghilangkan pekerjaannya yang selama ini sudah dijalaninya selama 15 tahun. Selain itu menutup harapan dirinya dan temannya untuk diangkat menjadi CPNS.

“Rabu (6/1) kami akan mengadu ke DPRD BS untuk memperjuangkan nasib kami,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar BS, Erwin Muchsin SSos membenarkan adanya pengurangan tenaga honorer di dinasnya. Hal itu lantaran anggaran untuk menggaji para tenaga honor tersebut sangat minim.

“Karena keterbatasan anggaran, makanya sebagian tidak kami perpanjang kontraknya,” kata Erwin.

Dikatakan Erwin, sebelumnya ada 270 tenaga kontrak Satpol PP. Namun karena keterbatasan anggaran, sehingga awal tahun ini hanya 210 orang saja yang dipanggil dan sisanya 60 orang tidak diperpanjang kontraknya.

“Masa kontrak para Satpol PP dan Damkar hanya 1 tahun, setelah 31 Desember masa kontraknya berakhir, ” ujar Erwin singkat. (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*