Diduga Pengedar Sabu, Pemuda Bengkulu Selatan Dibekuk

ASRI/Bengkulu EkspressDIBEKUK: Seorang pemuda Bengkulu Selatan dibekuk anggota Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan lantaran diduga membawa sabu senilai Rp 1 juta, Rabu (27/3) pagi.

KOTA, MANNA, Bengkulu Ekspress– Re (21), Warga Desa Gunung Kembang, Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, dibekuk anggota Sat Reskrim Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkulu Selatan. Pasalnya, pria yang pernah mengecap pendidikan di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bengkulu ini diduga sebagai pemakai dan pengedar narkoba jenis Sabu.

Re dibekuk pada Rabu (27/3), sekitar pukul 07.00 WIB, di Jalan Kartini, Kota Manna. Dia ditangkap beserta barang bukti yang diamankan satu paket sabu senilai Rp 1 juta. Kapolres Bengkulu Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rudy Purnomo Sarjana Ilmu Kepolisian (SIK) MH melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Rasi Ginting SH, membenarkan saat diwawancarai Bengkulu Ekspress, Kamis (27/3/19), tim Satresnarkoba Bengkulu Selatan, telah membekuk pria yang tidak lulus kuliah tersebut.

Adapun kronologis penangkapan berawal, saat polisi mendapat informasi, ada warga dari Kota Bengkulu, memasukkan narkoba ke Bengkulu Selatan, sejak Selasa (26/3) sore.  Lalu, Kasat dengan didampingi anggota Satresnarkoba dan Kanit Opsnal. Bripka Mukhtar Pakpahan, langsung melakukan pengintaian.

Hingga Selasa malam (26/3), target tidak juga muncul. Bahkan, Rabu dini hari (27/3), polisi nyaris pulang, namun sebelum pulang masih melakukan pengintaian. Hingga akhirnya Rabu pagi target muncul dengan mengendarai sepeda motor dari Kota Bengkulu. “Saat melihat target muncul, kami langsung melakukan penyergapan,” ujar Ginting.

Setelah itu, Tim Satresnarkoba langsung melakukan penggeledahan, lalu ditemukan sepaket sabu yang disimpan dalam bungkus rokok. Re lalu dibawa ke Polres Bengkulu Selatan untuk dilakukan tes urine. “Hasil tes, urinenya positif, saat ini sedang dalam pemeriksaan,” terang Ginting.

Re, mengaku dirinya memakai sabu di Kota Bengkulu. Lalu, saat ditangkap itu dia hendak pulang ke rumah orang tuanya. “Sudah 4 kali konsumsi sabu pak,” ujarnya singkat. (369)