Diduga Oknum Jukir Perjual Belikan Lokasi Dagang

WhatsApp Image 2018-06-04 at 09.49.43
Foto/hendrik Bengkulu Ekspress/Tampak Kepala UPTD Roni Bambang mendampingi Plt gubernur Bengkulu H. Rohidin Mersyah MMA saat meninjau pasar panorama kota Bengkulu

Bengkulu, Bengkuluekspress. com– Diduga Oknum Jukir (Juru Parkir) dinilai melakukan jual beli lokasi Pasar Panorama. Hal itu terkait maraknya pedagang yang berjualan di luar/ di pinggir jalan pasar panorama.

” Salah satu penyebab pedagang diluar itu karena Oknum Jukir perjual belikan lokasi,” pungkas Roni Bambang Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas ) Pasar Panorama Kota Bengkulu saat diwawancarai Bengkuluekspress.com Senin(4/6).

Roni menerangkan, Oknum Jukir yang sebelumnya diberikan hak melaksanakan tugas parkir justru memperjual belikan lokasi dengan pedagang. Karena diluar lebih ramai, maka pedagang berbondong-bondong keluar.

“Hal itulah membuat jalanan menjadi macet. Menurut informasi yang kita dapatkan, biaya yang dikeluarkan pedagang untuk mendapat tempat diluar sebesar Rp 25 sampai Rp 30 ribu perhari tergantung letak strategisnya,” tukasnya.

Ia menambahkan, untuk juru parkir sendiri di pasar panorama ada 30 lebih. Untuk ingormasi lengkapnya ada di Dinas perhubungan. Seandainya Jukir tidak memperjualkan lokasi maka tidak ada pedagang di luar.

Dan ada juga pungutan-pungutab lain seperti pengutan keamanan dan punguatan kebersihan itu bukan kewenangan pihak pasar. Untuk pungutan keamanan itu merupakan kesepakatan pedagang dengan forum dagang, dan untuk pungutan kebersihan itu otoritasnya dinas lingkungan Hidup bukan pihak pasar.

Sementara itu kapolda Bengkulu Coki Manurung mengatakan, pungutan-pungutan serta Oknum Jukir yang dinilai memperjual belikan kita akan telusuri terlebih dahulu. Dan kita akan telusuri bersama-sama. (HBN)