Diduga Mesum, Dua Pelajar Digerebek

Pelaku terduga mesum bersama rekannya saat diamankan di Mapolsek CurupCURUP, BE – Dunia pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong kembali tercoreng oleh perbuatan asusila oknum pelajar. Senin (27/10) siang warga Kelurahan Talang Ulu mengerbek sepasang pelajar yang diduga sedang berbuat mesum. Kedua pelajar tersebut adalah Si (15) Siswi kelas 1 SMKN 1 Curup Timur dengan He (17) siswa kelas 3 SMKN 2 Curup Timur. Dugaan perbuatan mesum tersebut dilakukan di kamar kosan milik He di kawasan Talang Ulu.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Bengkulu Ekspress (BE), Penggerebekan yang dilakukan warga tersbeut bermula dari Yi yang mendatangi kosan He. Meskipun dilokasi tersebut He bersama tiga rekannya Br (17). Namun He dan Si berada didalam kamar sedangkan He berada diluar kamar. kamar tersbeut sendiri terkunci dan lampunya dalam keadaan mati.
Melihat gelagat yang mencurigakan tersebut, pemilik kos mulai curiga dan mengintip pelaku. Meskipun tidak melihat kedua pelajar tersebut berbuat mesum karena kondisi kamar yang gelap. Namun, ibu kos mendengar suara yang aneh yaitu suara ranjang tempat tidur bergerak-berak. Menyadari akan hal tersbeut kemudian sang ibu kos menghubungi beberapa orang untuk melakukan penggerebekan. Namun saat dilakukan penggerebekan kedua pelaku tersebut masih menggunakan pakaian lengkap.
“Berdasarkan laporan warga, yang dikamar cuman He dan Si. Sedangkan Br berada di luar. Mereka digerebek karena ibu kosnya mendengar ada suara aneh terlebih lagi kondisi kamar yang gelap dan pintu terkunci dari dalam,” ungkap Ketua BMA¬† Talang Ulu Sudarman.
Dugaan perbuatan mesum tersbeut dibantah oleh Br. Menurutnya Br di kamar tersebut mereka hanya mengobrol. Pintu memang mereka kunci, namun pintu disisi lainnya tetap mereka buka. Selain itu alasan lampu tidak mereka hidupkan karena dalam kondisi rusak.
“Awalnya kami berlima, tapi dua orang teman saya pergi jadi kami tinggal bertiga. Kami tidak melakukan apa-apa cuma mengobrol saja,” kilah Br.
Setelah dilakukan penggerebekan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, ketiga pelajar tersebut dibawa ke Mapolsek Curup. Kapolsek Curup Iptu Hendra T menjelaskan ketiga pelajar tersebut diamankan ke Mapolsek untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat lokasi penggerebekan ramai dikunjungi warga.
“Untuk sementara kita amankan terlebih dahulu, nanti akan kita panggil orang tua mereka, pemilik kos dan ketua BMA untuk menyelesaikan masalah ini,” jelas Kapolsek. (251)