Diduga Cemburu, IRT Tabrak Mobil Suami

APRIZAL/Bengkulu Ekspress IRT warga Gunung Selan, Arga Makmur, Bengkulu Utara saat diperiksa di Mapolres Bengkulu Utara, Rabu malam (12/6).

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress– Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Gunung Selan Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara (BU) beserta 2 orang anaknya, menabrakkan motor yang dikendarainya ke mobil suaminya sendiri. Hal tersebut akibat menyebabkan salah satu kaki anaknya mengalami luka lecet dan bengkak.

Perbuatan nekat ini dilakukan IRT yang tidak mau namanya dipublis tersebut karena cemburu. Kejadian ini pada hari Rabu (12/6) malam sekitar pukul 22.13 WIB dan membuat heboh warga sekitar.Ia memilih menabrak mobil suaminya, karena saat ini suaminya berinisial JF sedang membawa wanita Pemandu Lagu (PL) salah satu tempat karaoke di Kota Arga Makmur. Pemandu karaoke yang dibawa JF ini berinisial NK, warga Kecamatan Kerkap yang ngontrak di salah satu rumah bedengan di Desa Rama Agung.

Pada saat digelandang ke mapolres Bengkulu Utara, NK mengaku sebelum kejadian tersebut, dirinya dijemput JF menggunakan mobil, ketika tiba di SPBU Desa Datar Ruyung, terjadi tabrakan dengan sepeda motor matic nopol BD 5525 PO yang dikendarai perempuan bersama 2 orang anaknya.

“Ya kejadian tersebut setelah mengisi bensin, pada saat ingin keluar dari SPBU terjadi tabrakan, saya tidak tahu kalau itu istri JF. Begitu saya turun dari mobil, perempuan yang tertabrak tersebut marah-marah. Akibat kejadian itu warga banyak berdatangan, namun pada akhirnya ada mobil patroli polisi yang lewat, sehingga saya beserta isteri JF diamankan dan dibawa ke Mapolres Bengkulu Utara,” jelas NK.

Berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress di Mapolres Bengkulu Utara, setelah kejadian itu, selain NK, istri JF bersama 2 anaknya tersebut juga dimintai keterangan oleh aparat kepolisian dari Mapolres Bengkulu Utara, di tempat ruangan terpisah. Sementara JF, tidak tampak, diduga setelah kejadian langsung melarikan diri alias kabur.

Setelah diminta keterangan oleh pihak Mapolres Bengkulu Utara, baik wanita pemandu karaoke berinisial NK maupun istri dan anak-anak JF yang menjadi korban diperbolehkan pulang.(127)