Diberi Uang Rp 35 Ribu, Bocah 11 Tahun 3 Kali Dicabuli Pria 40 Tahun

BENGKULU, BE – Kasus asusila terhadap anak kembali diungkap Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkulu, Polda Bengkulu. Kali ini Sat Reskrim Polres Bengkulu, meringkus seorang laki-laki berinisial Zu (40), warga Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. ZU diduga melakukan asusila terhadap anak yang masih berumur 11 tahun.

Modus ZU melakukan pencabulan dengan mengimingi dan memberi korban uang Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu setiap kali disetubuhi. Dengan modus ini tersangka sudah 3 kali mencabuli korban dengan total uang yang diberikan ke korban Rp 35 ribu.

Kapolres Bengkulu, AKBP Pahala Simajuntak SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Yusiady SIK membenarkan penangkapan seorang terduga pelaku asusila terhadap anak tersebut.

“Setelah kita lakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi terduga pelaku kita tangkap di rumahnya tanpa perlawanan Jumat (31/7) lalu,” jelas Kasat Reskrim, Selasa (4/8).

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, modus yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya dengan memberikan imbalan uang kepada korban. Sebanyak tiga kali melakukan asusila (cabul dan persetubuhan), tersangka memberikan uang sebanyak Rp 35 ribu kepada korban. Perbuatan bejat tersebut dilakukan tersangka di rumahnya.

“Dari hasil pemerksaan, tersangka melakukan asusila sebanyak tiga kali. Setiap satu kali melakukan asusila, tersangka memberikan uang Rp 10 ribu dan terakhir Rp 15 ribu,” imbuh Kasat Reskrim.

Kasus tersebut diketahui pertama kali oleh ibu korban. Ibu korban mendapatkan cerita dari tetangganya korban diajak masuk ke dalam rumah tersangka lalu pintu rumah ditutup. Karena curiga dengan gerak-gerik yang terjadi di rumah tersebut, tetangga korban akhirnya memberanikan diri menggedor dan membuka pintu rumah tersangka. Saat pintu dibuka, tetangga itu melihat terduga pelaku sedang mencabuli korban. Kejadian tersebut, langsung diceritkan kepada ibu korban. Kemudian, ibu korban membuat pengaduan kasus tersebut ke Polres Bengkulu, pada
akhir Juli lalu.(167)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*