Dibegal di Masjid, Kepala Korban Dipukuli Batu

dibegal
1. Ist//Bengkulu Ekspress
Korban pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di dekat masjid Al Araf Jalan Merapi Raya Kelurahan Panorama Kota Bengkulu.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Aksi begal dengan kekerasan kembali terjadi. Kali ini begal beraksi di Masjid Al-Araf di Jalan Merapi Raya, Kelurahan Panorama, Kota Bengkulu, pada Selasa (28/8). Pembegal memukuli kepala korban dengan batu hingga pecah. Korban Juni Sulastri Wulandari (35) warga asal kelurahan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).

Berdasarkan data yang terhimpun Bengkulu Ekspress, Juni Sulastri mengalami pembegalan itu sekitar pukul 13.00 WIB, kemarin (28/8). Tas miliknya berisi uang Rp 300 ribu dan satu unit handphone ditarik paksa oleh pembegal. Korban yang tak mau menyerahkan tasnya itu dianiaya oleh pembegal. Kepalanya dipukuli berulang kali hingga pecah.



Dijelaskan salah seorang saksi yang tidak mau disebutkan namanya kepada Bengkulu Ekspress, peristiwa itu bermula dari korban yang datang ke masjid untuk melaksanakan Salat Dhuha. Tiba-tiba korban didatangi dua orang yang tak dikenal. Seorang pelaku langsung membekap korban dan seorang lagi memukuli korban menggunakan batu. Usai melakukan hal tersebut, tas korban langsung dibawa lari oleh kedua pelaku.

“Saat itu, kita mendengar ada teriakan korban dan ketika dilihat korban sudah tergeletak tak sadarkan diri di lokasi kejadian,” ucap saksi mata.

Setelah kejadian itu korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Rafflesia Bengkulu. Korban harus menjalani operasi karena terluka parah di bagian kepala. “Korban dibawa menggunkan mobil bak terbuka menuju rumah sakit agar segera mendapatkan pertolongan medis,” ucapnya.

Kapolsek Ratu Agung Iptu Todo Rio mengatakan, polisi langsung melakukan olah TKP untuk mencari data identitas para pelaku dan kronologis kejadian. “Anggota sudah berada di TKP untuk melakukan olah TKP. Pelaku yang diduga berjumlah dua orang itu msih kita kejar,” tutupnya. (529)