Dibacok, Pemuda Nyaris Tiwas

IST/Bengkulu Ekspress DIRAWAT: Pemuda korban pembacokan di taman merdeka saat dirawat di rumah sakit umum daerah hasanuddin damrah.

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress –Warga di Taman Merdeka, Kota Manna Sabtu (23/3) malam mendadak heboh. Pasalnya, sekitar pukul 21.05 Wib, seorang pemuda bernama M Syaiful (20) warga kelurahan Ibul, Kota Manna menjadi korban pembacokan seorang pemuda. Adapun pelaku pembacokan tersebut belum diketahui. Atas pembacokan tersebut, Syaiful mendapatkan luka yang sangat parah. Kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Saksi mata yang juga merupakan teman korban, Desi (27) warga jalan Veteran, Kota manna. Sebelum kejadian pembacokan tersebut, dirinya dan korban sedang jalan-jalan sore, melewati jalan raya Desa Ketaping. Saat itu, keduanya dicegat sekelompok pria. Salah satu pria yang mencegat tersebut dikenalinya bernama Do. Saat itu sempat terjadi cekcok mulut.

Namun bisa dilerai olehnya.Setelah itu, korban dan dirinya melanjutkan perjalanan menuju taman merdeka, Kota Manna. Sehingga saat sedang duduk di taman tersebut, sekitar pukul 21.05 Wib, korban dan dirinya didatangi sekelompok pria. Salah satu dari sekelompok pria yang datang tersebut membacok korban. Melihat korban bersimbah darah, lalu korban dilarikan ke rumah sakit Hasanuddin umum daerah hasanuddin damrah (RSUDHD) Manna Bengkulu Selatan.



“ Saat kejadian, kami sedang nongkrong di taman, lalu sekelompok pria menghampiri kami dan salah satunya membacok korban,”urai Desi.

Kapolres BS, AKBP Rudy Purnomo SIK MH melalui Kapolsek Kota Manna, AKP Tasrin SH mengatakan telah menerima laporan tersebut. Saat ini pelaku sedang diselidiki. Adapun korban saat ini sedang dalam perawatan pihak rumah sakit. Akibat pembacokan tersebut, korban mengalami luka robek di lengan kanannya sepanjang 10 cm, luka robek di rusuk sebelah kanan sepanjang 15 cm dan luka robek bagian punggung sepanjang 20 cm. “ Saat ini korban sedang dirawat, kami masih menelusuri motif pembacokan tersebut dan pelakunya sedang kami selidiki,” ujar Tasrin. (369)