Di BS, Penjual Roti Cabuli Anak Bawah Umur

DIBEKUK: Penjual roti yang mencabuli anak dibawah umur dibekuk dan saat ini diperiksa penyidik unit PPA Polres BS.

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur di wilayah Bengkulu Selatan (BS) kembali terjadi. Kali ini korbannya Melati (13) warga Kota Manna. Adapun pelakunya, Su (33) warga asal Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan yang rumahnya tidak jauh dari rumah orang tua korban. Saat ini pelaku sudah dibekuk dan mendekam dalam sel Mapolres BS.

Kapolres BS, AKBP Juda Trisno Tampubolon SH SIK MH melalui kasat Reskrim, Iptu Gajendra Harbiandri Strk SIK MH mengatakan, Su dibekuk Kamis (9/9) sekitar pukul 15:00 wib di rumahnya. Saat dibekuk Su tidak memberikan perlawanan sehingga memudahkan aparat membawanya ke Mapolres BS untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Aksi pencabulan yang dilakukan Su kepada korban terjadi Rabu (8/9) di rumah korban. Adapun kronologis kejadian berawal, saat itu korban sedang berada di luar rumah. Lalu datang Su menghampiri korban dan menawarkan roti kepada korban. Kemudian Su langsung memegang dada korban sebelah kanan. Hanya saja dihalangi korban dengan menggunakan tangan kirinya untuk menutup dadanya.

Mendapat perlakuan tersebut korban kaget dan langsung masuk ke dalam rumah. Setelah itu korban kembali ke luar rumah untuk menjaga kedai buah di depan rumah. Rupanya setelah korban kembali ke luar rumah, Su kembali mendatangi korban dan langsung meremas buah dada korban sebelah kanan sebanyak tiga kali. Mendapat perlakuan tersebut, korban pulang ke rumah.

Kemudian menghubungi bapaknya melalui sambungan handpone. Korbanpun menceritakan yang dialaminya tersebut kepada orang tuanya. Setelah mengetahui kejadian yang dialami korban, orang tua korban tidak terima dan akhirnya melaporkannya ke Mapolres BS.

“Pelakunya sudah kami bekuk dan saat ini sedang dalam pemeriksaan,” ujar Kasat Reskrim.

Su saat dimintai keterangan mengaku saat itu tidak berniat mencabuli korban. Dirinya mengatakan jika saat itu tidak sengaja terpegang pada dada korban.

“Saya tidak sengaja, saya tidak meremasnya,” kilah Su singkat. (369)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*