Dewan Sidak Jalan Berlumpur

BENGKULU, BE – Sebagai bentuk respon terhadap keluhan warga RT 12, 14 dan 17 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu tentang kondisi jalan yang buruk dan berlumpur, kemarin (20/4) sekitar pukul 10.30 WIB perwakilan DPRD kota, yakni Waka I Irman Sawiran SE, Waka II Ir Patriana Sosialinda, Sekretaris Komisi II Suimi Fales SH MH dan anggota komisi II Sandi Bernando ST serta beberapa staf dewan turun ke lokasi tersebut. Dalam Sidak tersebut, dewan melihat langsung apa yang dikeluhkan oleh warga selama ini. “Apa yang dikeluhkan warga memang benar, kami menemukan masih ada jalan yang sama sekali belum pernah diaspal,” kata Suimi Fales. Selain itu, lanjutnya, sebagian sudah pernah diaspal namun kondisinya juga rusak parah maka hampir sama dengan yang belum pernah diaspal.

Terkait penemuan tersebut, dalam waktu dekat dewan akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota untuk menindaklanjuti penemuan tersebut. “Langkah selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan PU,” ujarnya. Suimi menjelaskan jika PU masih memiliki anggaran, maka pihaknya meminta agar ruas jalan tersebut dibangun tahun 2012 ini. Namun, jika tidak ada anggaran karena karena sudah dijadwal untuk jalan lain, maka pihaknya meminta agar jalan di Bumi Ayu tersebut diprioritaskan pada tahun 2013. “Kalau masih bisa dimasukkan dalam anggaran tahun ini kami meminta agar PU merealisasikannya, namun jika tidak ada anggaran, akan diprioritaskan tahun depan,” katanya.

Sementara itu, Kabid Penyusunan Program (Sunram) Dinas Pekerjaan Umum (PU), Nurianysah ST MM mengakui bahwa prosal pembangunan jalan di Bumi Ayu tersebut baru masuk ke PU. Untuk itu, ia tidak berani memastikan dibangun tahun ini atau tahun depan. ”Proposalnya baru masuk, sedangkan proses beberapa ruas jalan yang akan diperbaiki saat ini telah berjalan,” katanya. Ia menjelaskan faktor penghambat jalan tersebut tidak masuk kedalam program perbaikan jalan tahun ini, selain dikarenakan lambatnya proposal masuk juga disebabkan jalan tersebut belum memiliki nama sehingga pihak PU ragu untuk memasukkan ke dalam program. “Jalan itu kan masih bersifat jalan lingkungan dan belum memiliki nama,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan, jika tidak ada kebihan anggaran tahun ini maka akan diutamakan pada tahun 2013, mengingat jalan tersebut telah 15 tahun terakhir belum pernah diperbaiki. (400)