Dewan Sesalkan Dinkes Lamban Tangani Kasus DBD

FOTO IMAN/BE – Anggota DPRD Kota Bengkulu, Iswandi Ruslan saat menjenguk dan memastikan adanya korban DBD di Rs Raflesia, Rabu (25/02).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Salah satu anggota DPRD Kota Bengkulu, Iswandi Ruslan sesalkan respon lambat Dinas Kesehatan Kota Bengkulu menyikapi laporan masyarakat yang terkena demam berdarah dengue (DBD).

Hal ini disampaikan Iswandi, Rabu (26/2), saat menjenguk korban DBD sekaligus mengecek kebenaran laporan tersebut di Rumah Sakit Raflesia.

Iswandi mendengar keluhan masyarakat yang diceritakan keluarga pasien Mareta, asal Kelurahan Muara Dua itu jika ditempatnya sudah ada 2 sorang yang terkena DBD.

“Saya selaku anggota DPRD yang bermitra dengan Dinkes menyesalkan Dinkes yang lamban dalam menanggapi persoalan yang prinsip bagi masyarakat terkait penyakit demam DBD ini. Seharusnya laporan tersebut cepat ditindaklanjuti seperti dilakukan fogging atau semacamnya,” ucap Iswandi.

Ia juga mengeluhkan dirinya selaku wakil rakyat juga belum mendapat respon dari Kadinkes Kota perihal laporan masyarakat tersebut.

“Saya saja tidak mendapat respon dari kepala dinas apalagi masyarakat biasa. Nah itu membuktikan tadi kita sama-sama ke lapangan dan itu sudah yang ketiga kali. Kemarin memang Kadinkes minta nomor handphone pak RT, minta nama anak dan sudah saya sms dan tidak di gubris. Tadi saya telepon katanya mungkin demam panas saja, ya tidak boleh seperti itu katanya punya data, punya tim kesehatan sistem-sistem yang bagaimana. Sekarang saya tanya buktinya di lapangan kita turun tadi memang anak itu sempat mengalami sakit DBD,” tambah Iswandi.

Sementara kekuarga pasien, Mareta mengatakan, yang bersangkutan sudah 2 hari terakhir dirawat di RS Raflesia setelah sebelumnya mengalami demam tinggi.

“Di kelurahan saya sudah ada 2 kali terjadi kasus serupa, tapi belum ada tindakan dari Dinas Kesehatan,” tuturnya. (Imn)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*