Dewan Panggil DPPKAD

KOTA MANNA, BE – DPRD BS sangat menyayangkan keberadaan aset Pemda BS yang hingga saat ini belum jelas. Sebab jika tidak dilakukan pendataan kembali, maka dapat dipastikan aset tersebut akan hilang diserobot warga. Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi B DPRD BS Junaidi SP kepada BE, kemarin. “Saat ini sudah banyak aset yang digarap warga, hal ini karena kurangnya pengawasan dari Pemda,” katanya. Sebab kata dia, dalam kurun beberapa tahun terakhir ini banyak aset Pemda BS yang diduga dikuasai warga, sehingga jika hal tersebut tetap dibiarkan, maka lahan itu nantinya akan sulit diambil lagi dari warga yang menguasainya. Bahkan jika tidak cepat ditindaklanjuti, bisa jadi warga tidak mau lagi menyerahkannya ke Pemda BS. “Jika tidak diurus, maka aset tersebut akan berpindah tangan,” ucapnya. Dia mencontohkan, untuk aset Pemda berupa tanah saat ini sudah banyak yang dikuasai warga dengan alasan sekadar numpang garap. Seperti lahan yang ada di lokasi Yonif 144 Senapan C Yudha di Pino Masat, sudah digarap warga bahkan warga sudah minta ganti rugi atas upah penggarapan tersebut. Lalu lahan di SMK Selali, setelah itu lahan di Jalan Aji Acin yang diperuntukan untuk tempat garasi mobil Dinas Kebersihan, begitu juga lapangan sepak bola di simpang Kelutum Kecamatan Pino Raya yang informasi awal sudah dihibahkan oleh pemiliknya ke Pemda akan tetapi oleh keturunannya diakui masih milik keluarganya secara sah. “Kalau memang aset tersebut dari dahulu didata, maka tidak akan menimbulkan masalah ketika Pemda mau memanfaatkan lahan tersebut,” terangnya. (369)