Dewan Nilai Upaya Pemprov Cegah Covid-19 Tinggal Efisiensi

Foto/ Hendrik/ Ketua Umum (Ketum) Pengprov FPTI Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, S.Ip, MM saat diwawancarai Bengkuluekspress.com, Rabu (22/1).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu menilai langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mencegah dan menangani wabah corona virus disease (Covid-19) layak diberikan apresiasi.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, S.IP, MM yan melihat langkah-langkah yang dilakukan Gubernur, semuanya sudah tepat dalam mencegah dan menangani Covid-19. Meskipun demikian tetap harus dievaluasi berkesinambungan, sehingga nantinya langkah atau upaya yang telah diambil bisa benar-benar efektif dan efisien.

“Tinggal memaksimalkannya, seperti pendirian posko di daerah perbatasan, kalau tujuannya sangat baik dalam pencegahan Covid-19,” ungkap Edwar, Selasa (7/4).

Hanya saja, lanjut Edwar, ketika malam hari, ada suatu waktu posko di perbatasan itu kosong. Ini diketahuinya karena kebetulan melintas batas.

“Waktu pagi hari kita melintas, memang ada petugas yang menjaga posko. Tapi sewaktu pulang di malam hari, sekitar pukul 22.00 WIB posko itu malah kosong. Jadikannya tidak efisien keberadaan posko itu,” kata Edwar.

Begitu juga, sambung Edwar, dengan langkah lainya seperti pembagian Alat Pelindung Diri (APD) pada tenaga medis, ataupun perawatan pada warga yang diduga mengidap Covid-19.

“Jadi harus ada evaluasi. Kalau tidak begitu, bagaimana kita bisa tahu langkah dan upaya itu berjalan efektif dan efisien,” ujar Edwar.

Ditambahkan mantan angota DPRD Kabupaten Kepahiang itu, termasuk juga rencana Pemprov yang ingin membagikan kebutuhan pokok (Bapok) pada masyarakat, dan ini juga harus dimatangkan. Apalagi nantinya Pemerintah Pusat dan Kabupaten/Kota juga memiliki rencana serupa.

“Jangan sampai nantinya bantuan itu malah dinikmati orang yang sama, sementara masih ada yang belum dapat,” tutup Edwar. (HBN)