Dewan Minta PPS Jalani Rapid Test Sebelum Verifikasi Faktual

Foto Hendrik/ BE – Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Bengkulu Sefty Yuslinah.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Bengkulu Sefty Yuslinah meminta KPU Provinsi Bengkulu melakukan rapid test Covid-19 terhadap seluruh anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Provinsi Bengkulu. Ini dilakukan untuk memastikan agar anggota PPS terbebas dari covid-19, sebelum pelaksanaan Verifikasi Faktual secara ‘door to door’ (rumah ke rumah) untuk memastikan syarat dukungan bakal calon perseorangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020.

“Kita minta, pihak penyelenggara pemilu khususnya PPS diberikan fasilitas layanan rapid test sebelum melakukan verifikasi faktual dari rumah ke rumah,” ujar Sefty, Senin (6/7).

Dijelaskan Sefty, penyelenggara pemilu khususnya PPS wajib difasilitasi rapid test. Itu karena dalam melaksanakan tahapan Pilkada khususnya untuk Paslon perseorangan berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Dimana pada pilkada 2020 ini mewajibkan PPS turun langsung ke lapangan memastikan dukungan untul jalur independen.

“Pada pilkada lalu di Verifikasi Faktual dukungan Paslon perseorangan itu hanya diambil beberapa sampel. Namun Pilkada kali ini, PPS harus door to door memverifikasi dukungan seperti melakukan sensus terhadap dukungan paslon perseorangan,” jelas Sefty.

Terlebih, politisi perempuan PKS itu menilai, di tengah wabah pandemi Covid-19, PPS saat melakulan verifikasi faktual, tentunya menjadi petugas yang rawan tertular Covid-19. Sebaliknya, apalagi menjadi pembawa virus covid-19 saat memverifikasi faktual pada masyarakat lainnya, jika sebelumnya belum melakukan uji tes covid-19.

“Ini menjadi catatan khusus kita terhadap pelaksanaan tahapan Pilkada yang sedang berlangsung saat ini. Jangan sampai akibat Pilkada, semakin banyak warga masyarakat kita yang tanpa sengaja terpapar Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, sebelumnya Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra mengatakan bahwa pelaksanaan tahap Verifikasi Faktual dilaksanakan secara menyeluruh bukan sampel. Jadi seluruh dukungan untuk jalur peseorangan itu dilakukan verifikasi secara ‘door to door’.

“Petugas PPS yang melakukan verifikasi dilapangan dibekali dengan APD, Masker, hand sanitizer serta Face Shield,” tutupnya. (HBN)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*